Jelang Natal, Bitcoin Kembali ke $50.000

Rossetti Syarief

24th December, 2021

Koreksi berkala pada market crypto beberapa waktu yang lalu, membawa harga Bitcoin ikut merosot selama hampir dua minggu. Namun menjelang natal dan pergantian tahun, Bitcoin alami kenaikan meski masih jauh dari target yang ditetapkan.

Harga Bitcoin hari ini menembus di atas $50.000 setelah berjuang dalam zona koreksi selama berminggu-minggu. 

Pada saat penulisan, cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut diperdagangkan dengan harga $51,152 atau setara dengan 726 jutaan, menurut data CoinGecko, naik 5,4% dalam 24 jam terakhir.

Meski harga tersebut masih lebih rendah 26,6% dari rekor tertingginya pada 10 November yang diperdagangkan pada $69,044.

Namun penetapan harga Bitcoin diatas $50.000 terakhir kali terjadi 11 hari yang lalu. Bisa dikatakan pemulihan ini akan terjadi secara beransur.

Skenario Bitcoin

Koreksi BTC yang menandai bulan Desember ini, disebut analis karena faktor ‘investor yang mengambil untung akhir tahun’ atau ‘investor yang menjual Bitcoin untuk membeli hadiah natal’.

Dengan begitu, merosotnya harga Bitcoin juga bisa saja kembali terjadi di pembukaan tahun 2022, jika skenario yang ditetapkan seperti yang analis sebutkan tadi.

Namun, jika ada lebih banyak jumlah investor yang menggunakan sisa uang tunai mereka untuk menyerok Bitcoin pada akhir tahun ini, hal itu akan berkemungkinan besar memompa harga Bitcoin untuk naik.

Dengan sisa waktu yang tidak banyak lagi sebelum menutup 2021, sepertinya investor terutama whale akan andil cukup besar dalam aksi harga nantinya.

Bagaimana Performa Altcoin Di Penghujung Tahun

Sementara Ethereum, menjelang natal dan pergantian tahun ini, aset terbesar kedua tersebut juga alami sedikit kenaikan dengan membukukan kenaikan 3,1% dalam 24 jam terakhir. Pada saat penulisan, ETH diperdagangkan seharga $4.103.

Selain Ethereum, dunia per-altcoin-an juga alami kenaikan harga dengan serempak. Pemain utama, Solana, naik 5,6% dalam 24 jam terakhir dengan menetapkan harga $188,35. 

Selain menetapkan harga yang lebih tinggi, performa SOL pada tahun ini layak mendapat apresiasi. Selain upgrade ekosistem, koin SOL kini sudah bisa digunakan untuk membayar transaksi dalam ekosistem DeFI dan aktivitas perdagangan NFT.

Lain dengan SOL, lain juga cerita ADA. Cardano seperti yang diketahui, tidak tunjukan performa baik akhir-akhir ini.

Meski begitu, sang founder tetap berusaha mencari berbagai cara untuk meningkatkan harga asetnya dengan meluncurkan berbagai upgrade dan perencanaan Cardano di masa depan.

Pada saat penulisan, Cardano juga alami kenaikan 8,2% dalam 24 jam dan diperdagangkan seharga $1,46.

Dengan sederet kenaikan harga crypto, investor yang tadinya khawatir tentang kemungkinan musim dingin crypto yang stagnan pada pembukaan tahun 2022, kini bisa bersikap lebih optimis.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik