Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Altcoins · 5 min read

Amerika Serikat masih belum lepas dari bayang-bayang inflasi terlihat dari laporan data indeks CPI pada 13 Oktober 2022 pukul 19.30 WIB yang bertengger di angka 8,2%.
Tingkat inflasi tahunan memang mengalami penurunan daripada laporan bulan lalu sebesar 0,1% namun angka ini masih diatas prediksi yakni 8,1% sehingga tingkat inflasi masih dianggap tinggi.
Aset kontrak dan indeks tradisional seperti kontrak emas mengalami penurunan sebesar 2% ke $1644 per troy ons dan kontrak indeks saham Amerika S&P 500 juga mengalami penurunan sebesar 3,8% ke $3508 tepat setelah indeks CPI diumumkan.
Bagaimana dengan Bitcoin dan altcoin lainnya?
Baca juga: Amerika Inflasi 8,3%, Harga Bitcoin dan ETH Turun!
Laporan indeks CPI dengan angka yang di atas prediksi sudah pernah terjadi sebelumnya pada laporan Juli dan September 2022, dimana imbas dari laporan tersebut adalah penurunan harga Bitcoin dan hampir seluruh kripto.

Pada laporan CPI bulan Oktober ini, tingkat inflasi aktual sebesar 8,2% dimana angka ini di atas prediksi 8,1%. Sesaat setelah laporan diterbitkan, harga Bitcoin mengalami penurunan sebesar 4,3% ke harga terendah $18.187 dalam 24 jam.

Indeks CPI membuat tingkat volatilitas Bitcoin menjadi tinggi. Setelah penurunan tajam tersebut, Bitcoin berhasil membalikkan harga hingga ke harga $19.800, yakni kenaikan 8,9% beberapa jam setelah laporan diterbitkan.
Ethereum sebagai altcoin dengan kapitalisasi pasar terbesar juga mengalami penurunan sebesar 7,7% ke harga terendah dalam 24 jam yakni $1.156 tepat setelah laporan diterbitkan.
Pergerakan dalam beberapa jam terakhir setelah penurunan menunjukan kenaikan harga 15% ke harga $1.330.

Untuk melihat harga altcoin secara keseluruhan, maka akan dilihat grafik pergerakan kapitalisasi pasar kripto diluar Bitcoin. Altcoin secara keseluruhan kehilangan valuasi sebesar $14 miliar atau sekitar Rp215,5 triliun hanya dalam hitungan menit tepat setelah laporan diterbitkan.
Beberapa jam setelah laporan, terlihat altcoin mengalami recovery dengan valuasi yang meningkat sebesar $35 miliar atau sekitar Rp538,8 triliun.

Harga Bitcoin dan Kripto serempak mengalami penurunan tepat setelah laporan diterbitkan sebab tingkat angka inflasi di lapangan yakni 8,2% yang lebih tinggi dari prediksi 8,1% yang diasumsikan bahwa tingkat inflasi di Amerika Serikat masih tinggi.
Harga Bitcoin dan Kripto terlihat mengalami recovery beberapa jam setelah laporan indeks CPI dengan Bitcoin mengalami kenaikan 8,9%, Ethereum naik sebesar 15%, dan valuasi kripto selain Bitcoin (altcoin) yang meningkat sebesar $35 miliar.
Baca juga: Analisa Korelasi Harga Bitcoin dengan IHSG dan Indeks Saham Lain
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.