Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 7 min read

Berdasarkan laporan Angka Indeks Harga Konsumen, inflasi AS mengalami penurunan dari angka 8,5% pada Agustus lalu hingga menjadi 8,3% saat ini.
Berita tersebut membuat harga crypto bereaksi, termasuk harga Bitcoin dan Ethereum. Setelah laporan ini dirilis pada 13 September pukul 19.30 WIB, harga Bitcoin mengalami penurunan -6,3%, $22.778 ke $21.388 tepat saat laporan diumumkan.

Kemudian BTC melanjutkan penurunan hingga -12,8% dari $22.778 ke $19.869 yang menjadi titik terendahnya 14 September 2022 pukul 04.00 WIB
Data inflasi AS tersebut pun membuat harga ETH turun jelang teh Merge esok hari. Pada saat penulisan, harga Ethereum di bawah $1.700 dengan angka $1,600.98 mengalami penurunan 6,72% pukul 10.56 WIB selama 24 jam terakhir, berdasarkan data dari Coinmarketcap.

Meski ETH alami penurunan, dikutip dari Cryptoriefing banyak trader dan investor ETH yang optimis bahwa harga aset buatan Vitalik Buteri ini akan kembali bullish setelah The Merge terjadi.
Sebelumnya, akhirnya berhasil kembali rally lebih dari 100% sepanjang bulan Juli dan Agustus, dan sempat melampaui $2.000 pada 15 Agustus 2022.
Baca juga : Prediksi Harga ETH dari Analisis Onchain Ethereum
Melansir dari Crypto Briefing, kepala investasi Starkiller Capital, Leigh Drogen telah memperingatkan kemungkinan alur dari “sell the news” setelah pengumuman CPI 8,3%.
“Saat ini pasar tidak terlalu bagus dan mungkin bisa jadi akan lebih buruk lagi jika ada banyak volatilitas makro. Penyebabnya dari informasi pengumuman CPI,” katanya.
Pernyataan lainnya juga diungkapkan oleh salah satu pendiri BitMex, yakni Arthur Hayes, yang berpendapat bahwa berita The Merge bisa membawa rumor “sell the news”.
Baca juga : CEO BITMEX Prediksi Harga ETH $3.000 Karena The Merge
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.