Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Analisis · 7 min read

Harga Bitcoin catatkan tren naik dalam sepekan terakhir sebesar 10% dan saat ini diperdagangkan di level US$30.000.
Kenaikan harga BTC ini kuat dikaitkan dengan optimisme ETF Bitcoin spot bakal disetujui oleh Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dan tren mengenai halving Bitcoin tahun depan.
Harga Bitcoin saat artikel ini ditulis diperdagangkan di level US$30.800, angka ini sudah melewati resistensi di angka US$30.600.

Jika kenaikan berlanjut, maka harga Bitcoin bisa menyentuh angka US$31.200 dan akan masuk ke level US$32.000, apabila terus bergerak naik maka BTC diproyeksi menuju level US$33.200 di sesi mendatang.
Namun, apabila skenario kenaikan ke angka US$31.200 tidak terjadi, maka support utama berikutnya berada di dekat level US$30,000. Jika ada pergerakan di bawah support garis tren, harga mungkin akan turun menuju level US$29.500.
Baca juga: Inflasi AS 3,7% Diluar Prediksi, Harga Bitcoin Stagnan
Saat harga BTC naik, dominasinya akan altcoin pun merangsek naik ke angka 52,41%, ini menjadikan angka dominasi tertinggi aset temuan Satoshi Nakamoto itu dalam dua tahun terakhir.

Terakhir kali dominasi Bitcoin berada di angka saat ini adalah pada awal April 2021 atau enam bulan sebelum puncak bull market pada November 2021.
Baca juga: Mengenal Bitcoin Dominance Index
Laporan dari The Block Research juga menunjukkan pangsa Bitcoin dalam kapitalisasi pasar kripto terus meningkat sejak awal tahun 2023.
Awalnya sebesar 38%, kemudian naik 48,85% pada Sabtu, 21 Oktober. Sementara itu pada Senin, 23 Oktober dominasi Bitcoin naik kembali ke angka 52,41% menurut data dari TradingView.
Rebecca Stevens dari The Block Research mencatat bahwa peningkatan dominasi mencerminkan kripto yang tetap bertahan dengan solid di tengah kekhawatiran inflasi, risiko geopolitik, dan pemerintahan AS yang semakin partisan telah membebani investor yang ingin meminimalkan risiko.
Baca juga: Market Cap Bitcoin Diproyeksi Bisa Sentuh US$1 Triliun
Meningkatnya dominasi Bitcoin ini juga menunjukkan bahwa performa Bitcoin sedang lebih baik daripada rata-rata performa altcoin. Umumnya setelah dominasi Bitcoin memuncak, akan terjadi penurunan dominasi akibat giliran altcoin yang mengalami apresiasi harga.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.