Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 8 min read

Laporan Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat terbaru (12/10/2023), menunjukkan bahwa tingkat inflasi AS tidak mengalami perubahan dibandingkan laporan bulan sebelumnya yakni di angka 3,7%.
Baca juga: Inflasi AS Terendah Sejak 2021, Harga Bitcoin Masih Sideways!
Namun, angka tersebut melebihi ekspektasi para ekonom di angka 3,6%, dimana para ekonom mengharapkan tingkat inflasi yang turun. Harga Bitcoin tidak menunjukkan perubahan signifikan terkait laporan CPI.
Tingkat inflasi AS berdasarkan laporan CPI pada 12 Oktober 2023 tercatat sebesar 3,7%. Angka ini diluar ekspektasi para ekonom yang mengharapkan tingkat inflasi turun ke angka 3,6%.

Peristiwa makroekonomi terdekat setelah laporan CPI pada bulan Oktober ini adalah pertemuan FOMC pada 1 November 2023, pertemuan akan membahas tentang kenaikan suku bunga.
Melihat tingkat inflasi yang tidak menurun tiga bulan berturut-turut, secara hubungan tingkat inflasi dan suku bunga, mestinya akan terdapat kenaikan suku bunga.

Namun berdasarkan data peluang CME Watchtool, 90,2% peluang suku bunga akan tetap pada angka 5,50%. Angka ini menurun dari angka bulan lalu yakni di 97%.
Pada laporan CPI kali ini, harga Bitcoin tidak mengalami perubahan yang tidak signifikan. Per 13 Oktober 2023 BTC diperdagangkan pada harga US$26.820. Bitcoin sempat mengalami penurunan -1,26% dan hanya bergerak pada rentang US$26.540 – US$26.880 pasca laporan CPI.

Dilihat dari indeks Fear and Greed, Bitcoin sempat menunjukkan harga di atas US$28.000 pada 2 Oktober 2023 lalu dan indeks menunjukkan neutral, kemudian harga terkoreksi hingga artikel ini ditulis dan indeks menjadi fear. Terlihat bahwa sentimen market kripto adalah bearish dengan indeks menunjukkan fear di angka 44. Namun angka fear ini terbilang biasa terjadi ketika koreksi harga terjadi.

Ada kemungkinan penyebab dari ketakutan orang saat ini terhadap kripto salah satunya adalah keterkaitan penggunaan kripto dalam pendanaan kelompok Hamas yang terlibat dalam serangan Israel.
Baca juga: Perang Hamas dan Israel Buat Harga Kripto Turun? Ini Faktanya!
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.