Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 7 min read

Perusahaan penjual merchandise game, elektronik, dan video game, GameStop, dilaporkan mempertimbangkan berinvestasi dalam aset alternatif, termasuk beberapa bentuk aset kripto seperti Bitcoin.
Rencana ini mendapat respon positif dan saham GameStop naik 18% menjadi US$31,30 atau sekitar Rp508 ribu dalam perdagangan setelah jam kerja.
Menurut laporan yang dikeluarkan CNBC, GameStop mungkin tidak akan melakukan investasi tersebut karena perusahaan masih melihat apakah itu masuk akal untuk bisnis mereka.
Baca juga: GameStop Bakal Luncurkan Marketplace NFT Sendiri
Kabar GameStop mempertimbangkan kripto sebagai aset alternatif tempat investasi mereka dimulai dari cuitan X CEO GameStop, Ryan Cohen, pada 7 Februari lalu. Cuitan tersebut memperlihatkan fotonya bersama dengan CEO dan co-founder Strategy, Michael Saylor.
Namun dua sumber mengatakan kepada CNBC bahwa Saylor tidak terlibat dalam rencana GameStop untuk mengakuisisi kripto.
Baca juga: MicroStrategy Rebranding Jadi Strategy, Tambah Bitcoin di Logo
Tidak hanya GameStop, akhir-akhir ini semakin banyak perusahaan mengikuti jejak Strategy dengan menambahkan Bitcoin ke dalam neraca keuangan mereka.
Perusahaan game mobile Jepang, Gumi, menjadi salah satu yang terbaru setelah membeli Bitcoin senilai US$6,6 juta (1 miliar yen Jepang) atau sekitar Rp107,2 miliar pada 10 Februari.
Metaplanet juga mengumumkan pada 12 Februari bahwa mereka mengumpulkan US$26,1 juta (4 miliar yen Jepang) atau sekitar Rp424,2 miliar untuk membeli Bitcoin. Simpanannya sekarang mencapai 1.762 Bitcoin, senilai US$170 juta atau sekitar Rp2,7 triliun dengan harga saat ini.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.