Elon Musk Ingin Beli Twitter! Ini Dampaknya untuk Crypto

Anisa Giovanny

18th April, 2022

Elon Musk, pemilik TESLA dan salah satu orang terkaya di dunia dikabarkan akan membeli twitter.

Kabar ini langsung ia berikan di akun twitternya. Ia menawar harga per saham Twitter senilai US$54,20.

Jika Musk membeli seluruh saham media sosial berlogo burung ini, artinya ia perlu merogoh kocek hingga Rp618 triliun.

Dikutip dari CNN International, tujuan Musk membeli twitter adalah untuk perdaban dan memastikan Twitter tetap menjadi prlatform media sosial terpercaya yang demokratis.

“ Bukan cara untuk menghasilkan uang. Intuisi saya yang kuat adalah bahwa sangat penting untuk memiliki platform public yang dapat dipercaya secara maksimal dan inklusif untuk masa depan peradaban, “ katanya.

CEO SpaceX ini juga menilai bahwa kebebasan berbicara di Twitter minim dan media sosial tersebut harus membuka algoritmanya untuk meningkatkan transparansi dalam keptutusan moderasi konten perusahaan.

Secara umum tujuan Elon Musk ini sangat menarik dan bisa saja membuat Twitter lebih berjaya di tangan dinginnya.

Banyak pecinta crypto yang menduga pembelian Twitter oleh pria yang lahir di Pretoria, Afrika Selatan ini akan sedikit banyak memberikan dampak bagi crypto.

Apa saja yang bisa terjadi apabila Elon Musk resmi akuisisi Twitter?

Twitter Akan Jadi Forum Crypto Besar

Jauh sebelum Elon Musk ingin membeli Twitter, media sosial satu ini sudah memiliki sentimen positif terhadap crypto. Hal tersebut disebabkan Jack Dorsey, pencipta Twitter yang kini menjadi CEO Square pro dengan Bitcoin. Bahkan Twitter juga menciptakan emoji untuk Bitcoin.

Di twitter, kamu juga dapat menemukan banyak sekali influencer crypto yang tidak segan membagikan ilmunya atau mendapatkan airdrop. Banyak pula proyek crypto yang membuat akun untuk bisa lebih dekat dan mengenalkan proyek cryptonya kepada pengguna.

Elon seperti yang kita ketahui juga sama, ia pro dengan crypto dan tidak segan menunjukkannya melalui cuitan di akunnya.

Apabila ia membeli Twitter akan sangat mungkin platform ini akan menjadi media sosial di mana para pecinta crypto berkumpul dan membuat forum besar untuk mengenalkan kripto lebih luas lagi.

Elon Musk Bebas Pompom Crypto

Musk dikenal sebagai pebisnis yang sering mempromosikan crypto favoitnya, yakni Shiba atau Doge. Setiap pria berusia 50 tahun itu memberikan cuitan terkait crypto, seringkali harga aset itu akan terpengaruh entah itu naik atau turun.

Apabila ia resmi akuisisi Twitter maka akan sangat mungkin ia akan lebih rutin memberikan pandangannya soal crypto tanpa takut regulasi dari Twitter, karena ia adalah pemiliknya.

Baca juga: Elon Musk Kembali Dukung Dogecoin, Dorong Rencana Pembaruan

Tip dengan Beragam Crypto

September 2021, Twitter meluncurkan fitur tip Bitcoin dan Ethereum untuk kreator Twitter. Sayangnya belum ada crypto lain yang ditambahkan, dengan gantinya kepemilikan ke Musk bisa jadi fitur tip dengan crypto akan jauh lebih beragam. Misalnya menggunakan doge atau shiba.

Baca juga: Twitter Luncurkan Fitur Tip dengan Ethereum

Twitter juga telah menambahkan gambar profil NFT terverifikasi pada bulan Januari, tetapi hanya untuk pelanggan Twitter Blue ($3 per bulan), hanya di iPhone, dan hanya untuk NFT Ethereum yang terdaftar di OpenSea.

Ini membuat fitur kripto yang ada di Twitter masih sangat terbatas dan cenderung terpusat bukan terdesentralisasi. Karena itu dengan Elon Musk yang memiliki visi visioner diharapkan Twitter bisa lebih terdesentralisasi dan menyediakan fitur kripto yang menarik serta menjangkau segala kalangan.

Potensi Kenaikan Dogecoin

Ketika kabar Elon Musk ingin membeli Twitter berhembus harga Dogecoin sendiri mencatatkan kenaikan hingga 10% dan Shiba 5,4%.  Itu hanya sebuah kabar yang belum direalisasikan, jadi bisa bayangkan apabila Musk berhasil menjadi pemilik Twitter?

Dilansir dari Decrypt, pada acara TED pada hari Kamis, Musk secara khusus mencantumkan pembukaan kode sumber Twitter di GitHub dan mengaktifkan Dogecoin untuk pembayaran Twitter Blue di antara prioritasnya. Rencana Musk ini pun didiukung oleh CEO FTX SAM Bankman Fried dan CEO Robinhood, Vlad Tenev.

Tenev bahkan berpikir bahwa Dogecoin dapat menjadi “mata uang masa depan internet.” Apabila rencana Musk terwujud makan akan sangat mungkin adopsi Doge akan sangat luas dan mendorong harganya naik.

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency