El Salvador Serok Bitcoin, Harga Diprediksi Naik

Rossetti Syarief

22nd December, 2021

El Salvador telah membeli 21 Bitcoin untuk menandai acara khusus abad ke-21. Pernyataan tersebut diumumkan langsung oleh Nayib Bukele selaku presiden negara setempat pada hari ini.

Aksi serok Bitcoin tersebut tidak dilakukan tanpa sebab. Itu merupakan sebuah simbolis yang negara lakukan untuk menandai hari ke-21 di tahun ke-21 di abad ke-21.

Namun untuk aksi beli semacam ini, El Salvador telah melakukannya beberapa kali di masa lalu. 21 Bitcoin yang kurang lebih bernilai $1 juta itu, hanyalah ukuran kecil untuk pemerintah setempat. 

Pada Oktober lalu, El Salvador bahkan pernah membeli 420 BTC ketika market sedang koreksi. Harga Bitcoin pun berdampak naik secara beransur setelah aksinya.

Lantas, akankah 21 Bitcoin yang mereka beli juga berdampak pada kenaikan harga pasar?

Dampak dari El Salvador Serok Bitcoin

Pembelian 21 Bitcoin kemarin, sebenarnya tidak terlalu menambah jumlah yang signifikan ke pundi-pundi negara. 

Namun, itu berhasil menunjukkan seberapa besar dedikasi pemerintahan setempat, terutama Presiden Bukele yang telah menerima pujian sekaligus kritik setelah keputusan kontroversinya mengizinkan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.

Sementara untuk aksi serok Bitcoin yang kerap kali dilakukan El Salvador, ternyata telah meningkatkan volume adopsi dari aset raksasa crypto tersebut dan berhasil mendorong harganya.

El Salvador kini mulai memperluas jangkauannya dengan mengambil beberapa tindakan untuk meningkatkan infrastruktur disana.

Seperti yang diketahui sebelumnya, El Salvador telah memiliki lebih dari 200 ATM Bitcoin yang beroperasi secara aktif dan dalam waktu dekat berniat untuk menambah jumah tersebut.

Selain itu, ada juga dompet Chivo yang telah melampaui dua juta pengguna terhitung hingga bulan ini.

Terlepas dari protes besar terhadap implementasi Bitcoin dan masalah teknologi yang dihadapi oleh dompet Chivo, para pendukung crypto berpendapat bahwa eksperimen besar di negara tersebut bisa menjadi gambaran dunia di masa depan.

Pada tahun 2022, El Salvador akan menerbitkan obligasi yang didukung Bitcoin senilai $ 1 miliar dalam kemitraan dengan Blockstream.

Para kritikus kemudian mengaitkan langkah itu dengan ketidakmampuan pemerintah untuk mendapatkan pinjaman dana sebesar $1,3 miliar dari International Monetary Fund (IMF).

IMF sendiri secara terbuka telah terkenal skeptis terhadap taruhan Bitcoin yang berani di negara tropis itu.

Analis berpendapat bahwa obligasi Bitcoin dapat mempersulit negara-negara lain untuk mengamankan uang dari intuisi tradisional karena kelayakan kredit yang rendah. Namun pernyataan tersebut masih sebuah rencana.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik