Berita Industri · 8 min read

Dolar Langka di Negara Ini, Bisnis Kecil Beralih ke Kripto

Rabu, 25 Maret 2026
bitcoin
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Kelangkaan dolar di Venezuela mulai menekan operasional bisnis kecil dan menengah, memaksa mereka menaikkan harga hingga beralih ke aset kripto sebagai alternatif pembayaran.

Menurut laporan Reuters pada Senin (23/3/2026), seorang pemilik pabrik farmasi di Venezuela mengaku kesulitan mendapatkan dolar untuk mengimpor bahan baku obat seperti pereda sakit kepala dan demam. Kondisi ini juga dialami banyak pelaku usaha lain di negara tersebut.

Sistem distribusi dolar resmi dinilai lebih menguntungkan perusahaan besar, sementara pelaku usaha skala kecil dan menengah kerap gagal mendapatkan alokasi.

“Tidak jelas kapan bisa mendapatkan dolar dan di harga berapa. Sementara pendapatan dalam bolivar terus tergerus inflasi,” ujar salah satu pelaku usaha.

Baca juga: PayPal Izinkan Bisnis Terima Pembayaran Kripto Lewat Fitur Baru

Krisis Dolar Tekan Dunia Usaha

Kelangkaan dolar membuat banyak pelaku usaha terpaksa membeli mata uang asing di pasar tidak resmi dengan kurs yang lebih mahal. Kondisi ini memaksa mereka menaikkan harga produk untuk menutup biaya produksi yang meningkat.

Survei asosiasi industri Conindustria menunjukkan sekitar 58 persen pelaku usaha menengah menganggap kekurangan dolar sebagai hambatan utama produksi.

Data juga menunjukkan jumlah dolar yang tersedia dalam lelang resmi justru menurun. Pada periode Januari hingga awal Maret 2026, total dolar yang dilelang hanya sekitar US$1,3 miliar atau sekitar Rp22 triliun, turun sekitar 13 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, perusahaan besar di sektor makanan, kesehatan, dan energi disebut lebih mudah mendapatkan akses dolar dibanding pelaku usaha skala menengah.

Baca juga: Bhutan Bentuk Sistem Pembayaran Kripto Nasional Pertama di Dunia

Sanksi AS Persempit Akses Dolar

Sanksi internasional membuat sistem perbankan Venezuela terisolasi dari jaringan keuangan global.

Akibatnya, transaksi internasional seperti transfer bank dan penggunaan platform pembayaran global menjadi terbatas.

Dolar yang diperoleh dari ekspor minyak biasanya didistribusikan melalui lelang yang dikendalikan bank sentral, namun aksesnya terbatas dan tidak merata.

Kondisi ini membuat banyak bisnis kesulitan menjaga stabilitas operasional dan produksi.

Baca juga: Mastercard Kini Izinkan Merchant Terima Pembayaran dalam Stablecoin

Kripto Jadi Jalan Keluar

Di tengah keterbatasan tersebut, sebagian pelaku usaha mulai kembali memanfaatkan aset kripto sebagai solusi untuk melakukan pembayaran internasional.

Kripto dinilai menjadi alternatif karena lebih mudah diakses dibanding sistem keuangan tradisional yang terhambat regulasi dan sanksi.

“Jika tidak mendapat dolar dari lelang, kami terpaksa mencari di pasar lain, termasuk kripto,” ujar salah satu pelaku usaha.

Meski sebelumnya berharap penggunaan kripto hanya bersifat darurat, kondisi saat ini membuat aset digital kembali menjadi pilihan utama bagi sebagian bisnis di Venezuela.

Baca juga: Binance Gabung Mastercard Crypto Partner Program, Dorong Integrasi Kripto ke Pembayaran Global

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Mohamad Ardiansyah

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.