Berita Altcoins · 5 min read

DeFi Diperbincangkan, Saat 10 Token Teratas Jatuh Hingga 50%

Kamis, 10 September 2020
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Gelembung pada Decentralized Financial (DeFi) tampaknya mulai terlihat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya token DeFi teratas yang mengalami penurunan harga dari nilai fiatnya hingga lebih dari 50% dalam tujuh hari terakhir.

Menurut daftar aset DeFi dari Messari, 32 dari 34 platform DeFi mengalami penurunan selama seminggu terakhir, dengan PowerPool (CVP) dan SushiSwap (SUSHI) yang mengalami kenaikan harga walaupun hanya beberapa persen.

Baca juga: SushiSwap Ganti “Chef”, Pasar Token Sushi Jatuh

Platform yang paling terpukul dari adanya gelembung harga ini adalah Curve. Penurunan pada platform tersebut mencapai 65% selama 7 hari terakhir. Diikuti oleh Meta dengan penurunan sebesar 58%, Ren dengan 52%, AirSwap dengan 51%, dan bZx Network dan Wrapped Nexus Mutual masing-masing dengan 49%.

Penurunan harga ini terkait erat dengan penurunan harga Ethereum (ETH) selama beberapa hari terakhir. Ini membuat hanya 14 dari 178 pasar mencatatkan keuntungan dan tujuh diantaranya merupakan stablecoin

Publikasi laporan Messari ini memicu berbagai tanggapan di Twitter. Banyak dari para pengguna yang merasa hal ini merupakan bukti ketahanan dari token-token DeFi tersebut. Namun di lain sisi, ada juga trader yang tetap positif dengan kondisi pasar saat ini dan menyatakan bahwa ini adalah “waktu yang tepat untuk membeli koin dengan harga murah”.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Anisa Giovanny

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.