Uji Coba Sukses! Cardano Siap Hard Fork

Naufal Muhammad

28th June, 2022

Input Output Hong Kong atau IOHK, perusahaan yang bertanggung jawab atas Blockchain Cardano, dikabarkan baru saja melakukan uji coba terbaru. 

Dalam uji coba yang dianggap sukses ini, IOHK meluncurkan sebuah mekanisme baru dalam validasi transaksi blockchain atau node yang digunakan, dalam rangka mengakomodir hard fork lebih baik. 

Node Versi Baru Cardano Diluncurkan

IOHK baru saja membuat publikasi melalui Twitter bahwa uji coba terakhir untuk Hard Fork berjalan sukses. 

Selain itu publikasi ini ditambah dengan adanya kabar bahwa Cardano (ADA) akan memiliki node versi terbaru yaitu Cardano Node versi 1.35.0. 

Dikabarkan bahwa peluncuran node versi ini berjalan dengan lancar dan akan membawa Cardano lebih dekat dengan Hard Fork atau pembaruan yang akan dilaksanakan, yaitu Vasil Hard Fork. 

Langkah ini membawa kepastian terhadap Hard Fork yang akan dilaksanakan kemungkinan besar pada akhir Juli 2022. 

Saat ini langkah berikutnya yang akan dilakukan adalah persiapan peluncuran testnet atau jaringan uji coba baru untuk Vasil Hard Fork. 

Proposal peluncuran testnet tersebut saat ini masih dalam tahap persetujuan oleh mayoritas validator dimana proposal tersebut butuh persetujuan dari 75% validator.  

“Kami telah selesai dalam semua kebutuhan perangkat lunak inti Cardano (untuk Hard Fork). Uji coba di Plutus V2 (mekanisme pengembangan jaringan Cardano) telah sukses dan memberi dampak positif dalam hal kinerja jaringan dan biaya transaksi.” Ujar perwakilan tim IOHK.  

Walau masih menunggu persetujuan dari 75% validator, saat ini persiapan peluncuran untuk testnet baru sudah dilaksanakan. 

Kemungkinan besar dengan peluncuran node versi baru ini, validator, terutama operator Staking Pool atau tempat penguncian ADA untuk validator, akan lebih cepat setuju untuk peluncuran testnet. 

Tim IOHK menekankan bahwa peluncuran testnet dan Hard Fork nantinya adalah proses yang rumit. 

Sehingga ini menjadi alasan mengapa tim butuh waktu lebih lama dan mengundur jadwal peluncuran Hard Fork dari yang seharusnya di akhir Juni 2022. 

Jadi untuk saat ini peluncuran Hard Fork masih sesuai pernyataan terakhir, yaitu kemungkinan besar pada Juli 2022. 

Vasil Hard Fork Bawa Adopsi Lebih Luas

Untuk saat ini kabar terbesar yang ditunggu oleh komunitas Cardano adalah Vasil Hard Fork ini. Sebab, Hard Fork ini akan memberikan pembaruan signifikan terhadap kualitas Blockchain Cardano secara menyeluruh. 

Charles Hoskinson, CEO dari IOHK dan pendiri Cardano, membuat sesi pemberian informasi untuk memberi kabar terkait Vasil Hard Fork.

Dalam pernyataan tersebut ia memastikan bahwa walau ditunda, Hard Fork ini tetap akan berjalan sesuai rencana baru.

Ia menyatakan dengan adanya pembaruan ini, Cardano dapat maju lebih unggul lagi dibandingkan blockchain-blockchain baru yang ada saat ini. 

Selain itu, ia juga yakin bahwa dengan adanya pembaruan ini, Cardano akan memiliki ekosistem yang luas, karena membangun aplikasi di Cardano menjadi lebih mudah dan lebih murah. 

Jika ekosistem Cardano terus berkembang, maka kemungkinan besar harga ADA dapat kembali bergerak naik, walau akan tetap secara perlahan. 

Hal ini disebabkan kondisi bear market yang sedang terjadi, dimana sentimen positif tidak akan selalu berpengaruh signifikan terhadap harga sebuah crypto. 

Selain itu, dengan sifat ADA yang dikenal bergerak lambat, maka pergerakan ADA bersama dengan Vasil Hard Fork ini kemungkinan tidak akan berubah banyak. 

Namun, dengan tidak adanya sentimen negatif lanjutan di pasar yang relatif besar saat ini, kemungkinan kabar ini dapat menjadi kesempatan para trader untuk melakukan strategi buy the rumor sell the news. 

Jadi ini juga menjadi peringatan adanya kemungkinan harga ADA akan turun saat Vasil Hard Fork berhasil diluncurkan. 

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.