Cardano Kembali Koreksi, Tren Turun Masih Berlanjut?

Rossetti Syarief

13th December, 2021

Pada September silam, Cardano (ADA) sempat menguat dengan harga $3,10. Namun sebulan setelahnya, koin ADA secara beransur menetapkan harga di bawah garis support yang semakin hari semakin rendah.

Harga ADA memasuki segitiga simetris di grafik.

Pada saat penulisan, Cardano juga masih alami penurunan 5,7% yang signifikan dan diperdagangkan pada $1,31.

Banyak sentimen negatif Cardano yang kemudian menutup prestasinya. Seperti, Cardano yang berhasil memimpin volume transaksi altcoin selama 13 minggu berturut-turut, dengan mencatat $16 juta inflow yang masuk pada jaringan.

Namun, pengumuman salah satu bursa terbesar dunia bernama eToro, yang menyatakan mereka tidak lagi menaruh Cardano sebagai aset yang di bisa diperjual belikan di Amerika Serikat langsung membuat harga Cardano ambles setelahnya.

Apakah ini pertanda Cardano sudah terjebak dalam tren turun?

Faktanya …

Setelah dinamika pasar Cardano bergerak mundur, itu juga berdampak pada ADA yang jadi lebih rentan terpengaruh oleh tren market. 

Faktanya, Cardano merupakan satu dari sekian cryptocurrency yang pergerakan harganya kini dipengaruhi oleh bagaimana harga Bitcoin bergerak.

Jadi kini, investor bisa memantau BTC sekaligus ADA secara bersamaan. Jika Bitcoin sedang alami tren turun, Cardano berkemungkinan besar juga ikut koreksi.

Namun sebaliknya, perhatikan jika harga Bitcoin sedang menguat, grafik Cardano juga ikut naik.

Korelasi Harga Bitcoin dan Cadano

Setelah tren turun secara beransur, saldo rata-rata yang dimiliki Cardano hodler juga ikut menyusut lebih dari setengahnya di pertengahan Oktober.

Hal tersebut secara tidak langsung menunjukkan adanya tekanan jual makro menyelimuti jaringan. Bisa disimpulkan secara sederhana, selama tekanan sell-side Cardano tetap ada di market, akan sulit bagi ADA untuk mengatasi penurunan.

Pengembang Cardano Tetap Melakukan Inovasi

Diluar dari kontroversi harganya, pengembang Cardano Charles Hoskinson tidak henti-hentinya memberikan proposal inovasi guna mengembangkan blockchainnya dengan ambisius.

Hoskinson mengatakan, Cardano tengah mempersiapkan era komputasi kuantum, yang diharapkan mampu memberikan jawaban atas permasalahan yang tidak bisa diselesaikan oleh komputer klasik yang digunakan saat ini.

Rencana ADA tersebut disampaikan Hoskinson langsung melalui channel YouTubenya.

Sang pengembang memaparkan bahwa Cardano sedang berupaya membuat jaringan yang kebal akan serangan di masa depan, dan menjadi upgrade yang menjadi prioritas.

“Upgrade ini akan menjadi prioritas untuk lima tahun ke depan di Cardano, itu adalah sesuatu yang bisa dilakukan.”

Baca Juga: CEO Cardano Beberkan Sederet Daya Tarik Koin ADA

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.

Rossetti memiliki minat menulis sejak SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan cryptocurrency.