Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Regulasi · 7 min read
Inggris resmi meninggalkan Uni Eropa (UE) pada tanggal 31 Januari 2020, dengan adanya Brexit negara ini akan memulai langkah baru, salah satunya adalah akan menjadi lebih ramah terhadap mata uang kripto. Beberapa diantaranya adalah untuk mengurangi biaya pendaftaran untuk bisnis yang terkait kripto.
The UK Financial Conduct Authority (FCA) dalam dokumen yang telah dirilis, telah merestrukturisasi biaya pendaftaran untuk perusahaan crypto. Pengurangan biaya ini penting dan tentunya akan berdampak untuk mendorong bisnis kripto kecil.
Menurut regulator, struktur baru ini mulai berlaku bulan lalu, dan akan memastikan bahwa bisnis crypto dengan pendapatan £250.000 setara dengan Rp4,4 milliar akan membayar pendaftaran sebesar £2.000 setara dengan Rp35 juta. Sedangkan untuk perusahaan besar yang menghasilkan lebih dari £250.000 akan membayar £10.000 setara dengan Rp178 juta.
FCA sebelumnya menyarankan agar biaya untuk bisnis kripto tetap sebesar £ 5.000 untuk semua kategori bisnis kripto di negara ini. Namun, regulator memutuskan untuk mengubah dakwaan setelah menerima respon negatif dari masyarakat bahwa biayanya terlalu tinggi untuk usaha kecil.
Amandemen tersebut merupakan tonggak sejarah bagi pemilik usaha kecil di Inggris yang ingin mendaftarkan proyek mereka, karena perubahan tersebut mencerminkan pengurangan biaya pendaftaran sebesar £ 3.000.
Baca juga : Bank Sentral Negara Ini Ingin Buat Mata Uang Digital Sendiri
Dilansirdari Cryptopotato, bahwa perusahaan crypto di Uni Eropa akan menghadapi peraturan yang lebih ketat tahun ini karena harus mematuhi seperangkat aturan baru yang ditemukan dalam Fifth Anti-Money Laundering Directive (5AMLD).
Dengan keluarnya Inggris, kemungkinan negara tersebut tidak akan lagi mengikuti aturan yang diberikan oleh Uni Eropa mulai 31 Desember 2020.
Selain itu, regulator negara khususnya Bank of England dan penyedia pembayaran cryptocurrency lainnya sedang mengembangkan aturan baru yang harus dipatuhi Libra Facebook dan penyedia pembayaran cryptocurrency lainnya sebelum mereka masuk ke negara tersebut.
Baca juga : Angkutan Umum Inggris Ingin Bangun Kerja Sama dengan Crypto
Dengan lebih banyak kerangka kerja peraturan yang sedang berlangsung untuk mengatur ruang crypto UK, amandemen biaya pendaftaran adalah pertanda baik bahwa Brexit akan berdampak positif bagi perusahaan cryptocurrency di negara ini.
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.