BlackRock Melangkah ke Dunia Crypto! Membuka Peluang Investasi Baru

Naufal Muhammad

21st Januari, 2021

Perusahaan investasi terbesar di dunia, BlackRock Inc., berencana menambahkan kontrak futures Bitcoin ke dalam dua dana kelolaannya. Akibatnya saat ini BlackRock menjadi salah satu perusahaan investasi yang membuka investornya ke dunia crypto.

BlackRock Melangkah ke Dunia Crypto

Perusahaan investasi terbesar di dunia ini baru saja memperbarui pengajuan izin ke Securities and Exchange Commission (SEC) untuk dua dana kelolaannya. Pembaruan izin ini dilakukan untuk memasukan kontrak berjangka berbasis Bitcoin sebagai salah satu aset yang dikelola untuk dana investasi tersebut.

Dua dana investasi yang dimaksud adalah dana investasi bernama BlackRock Strategic Income Opportunities dan BlackRock Global Allocation Fund Inc. Dua dana investas ini bersifat seperti reksadana namun memiliki aset yang bervariasi dalam alokasi dananya.

Baca juga: Investor Institusi Kian Tak Tahan Melihat Geliat Bitcoin Selama Pandemi

Kedua dana investasi tersebut terlihat muncul perizinannya pada Hari Rabu kemarin yang membuat mayoritas pasar terkejut akibat sebelumnya BlackRock bukan penggemar crypto. Perizinan ini menjadi bukti nyata bahwa BlackRock telah mulai tertarik untuk masuk ke dunia crypto, mengikuti mayoritas investor institusional lainnya.

BlackRock merupakan perusahaan investasi terbesar di dunia akibat aset yang dikelolanya saat ini sebesar $8,7 Triliun. Jika perusahaan ini mulai masuk ke dunia crypto, kemungkinan besar dampaknya akan sangat besar mengingat dana yang dimilikinya.

Potensi Dampak dari Investasi Baru

Pada 2018, CEO dari BlackRock, Larry Fink, menyatakan bahwa mayoritas nasabah atau investornya tidak tertarik untuk investasi dalam dunia crypto. Namun baru-baru ini ia terlihat mulai tertarik dan terbuka terhadap Bitcoin yang sering kali dianggap sebagai emas digital.

Saat ini, juru bicara dari BlackRock masih menolak untuk memberikan tanggapan mengenai pengajuan izin tersebut. Tetapi, Rick Rieder, kepala investasi dari dana pengelolaan pendapatan tetap BlackRock, menyatakan bahwa permintaan terhadap Bitcoin akan terus naik yang membuat aset tersebut cocok sebagai investasi jangka panjang.

Jika BlackRock melanjutkan rencananya untuk mulai mengalokasikan dana terhadap kontrak jangka panjang Bitcoin dan Bitcoin itu sendiri, kemungkinan besar dampaknya akan sangat besar.

Baca juga: Bitcoin Kembali ke $40.000, Grayscale Diduga Jadi Penyebab

Kemungkinan besar investasi tersebut akan menjadi langkah awal menuju gerakan baru ke dunia crypto seperti layaknya Grayscale. Grayscale memulai investasi cryptonya melalui Bitcoin dan sudah berkembang jauh hingga menciptakan Reksadana berbasis beberapa crypto dan sudah mengelola hampir $600 Juta.

Tidak menutup kemungkinan bahwa BlackRock dapat melakukan hal yang sama, bahkan lebih besar mengingat dana yang dikelola jauh lebih tinggi dari Grayscale. Kemungkinan besar jika investasi ini terjadi pasar crypto akan melihat apresiasi yang cukup signifikan.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.