Bisakah Bitcoin Tidak Bernilai? Ini Ulasannya

Anisa Giovanny

7th June, 2022

Bisakah Bitcoin kehilangan nilainya? Pertanyaan itu  bisa jadi sering terlintas di benar para investor crypto, mengingat banyaknya sentimen negatif yang meliputi aset ciptaan Satoshi Nakamoto itu.

Belum lagi sudah banyak peristiwa aset-aset kripto yang ambruk seketika, kasus terbaru adalah UST dan LUNA yang membuat investornya rugi besar.  

Jika itu nasib Terra, apakah Bitcoin bisa memiliki takdir yang sama? Jawabannya bisa saja, sebagai teknologi dan aset yang masih baru, Bitcoin dan ekosistemnya masih sangat tidak stabil.

Pada tahun 2018, dua ekonom Universitas Yale (Yukun Liu dan Aleh Tsyvinski) menerbitkan sebuah laporan berjudul “Risks and Returns of Cryptocurrency” di mana penulis memeriksa risiko Bitcoin runtuh ke nol dalam rentang satu hari.

Dengan menggunakan pengembalian historis Bitcoin untuk menghitung probabilitas bencana netral risiko, penulis menemukan bahwa kemungkinan bencana yang tidak ditentukan menerjang Bitcoin hingga nol berkisar antara 0% hingga 1,3%, dan sekitar 0,4% pada saat publikasi.

Sebagai perbandingan, Tsyvinski menyatakan bahwa euro (EUR) memiliki peluang 0,009% yang sama, dalam sebuah wawancara dengan YaleNews.

Namun itu hanya perkiraan, untuk membuat Bitcoin tidak bernilai tentu masih ada faktor lainnya. Berikut ini ulasannya.

Bitcoin Dilarang Diseluruh Negara

Jika Bitcoin benar-benar jatuh ke nol, itu berarti menjadi tidak mungkin untuk memperdagangkan Bitcoin atau menukarnya dengan barang dan jasa, atau likuiditas sisi beli turun menjadi nol karena suatu alasan.

Skenario yang masuk akal yang dapat menyebabkan ini adalah Bitcoin dilarang oleh semua pemerintah dunia, berpotensi menjadikannya ilegal untuk dimiliki atau digunakan seperti yang sudah terjadi di beberapa negara.

Ini juga akan membutuhkan penghapusan seluruh jaringan Bitcoin, membuat semua node offline dan membuatnya tidak mungkin untuk membuat yang baru.

Secara teoritis, ini akan membuat transfer Bitcoin menjadi tidak mungkin dan akan mencegah transaksi apa pun dan kemungkinan membuat Bitcoin tidak berharga tetapi ini hampir mustahil untuk dicapai, sebab desentralisasi dan penyebaran global node jaringan adalah keseluruhan proposisi nilai dari blockchain Bitcoin.

Baca juga: 10 Negara ini Resmi Larang Cryptocurrency

Digantikan Kripto yang Lebih Baik

Kemungkinan lain adalah bahwa Bitcoin dapat dengan mudah digantikan oleh mata uang kripto yang lebih baik atau sistem pembayaran alternatif yang mirip tetapi lebih berkualitas.

Dengan begini maka Bitcoin bisa kehilangan nilainya, namun untuk skenario ini memakan waktu beberapa tahun bahkan mungkin puluhan tahun.

Sejauh ini Bitcoin masih menempati kripto paling besar dari segi kapitalisasi pasar dan menjadi pendorong bagi altcoin lainnya. Ia juga menjadi pilihan utama bagi para investor kelas kakap yang ingin masuk ke dunia crypto.

Seluruh Bitcoin Mining Berhenti Beroperasi

Berbeda dengan poin pertama, di mana Bitcoin dilarang di seluruh dunia, scenario lain yang membuat Bitcoin kehilangan nilainya adalah apabila mining Bitcoin berhenti beroperasi dan tidak ada lagi miner yang menambang atau memverifikasi transaksi.

Jika begini maka jaringan Bitcoin akan sangat rentan dan mengurangi kepercayaan investor yang membuat investor menjual Bitcoin tetapi tidak ada yang membelinya, sehingga harga akan jatuh.

Baca juga: Mining Bitcoin, Pengertian, Cara Kerja, dan Alternatif Mining

Apa yang Terjadi Jika Bitcoin Bernilai Nol?

Jika Bitcoin tidak bernilai lagi, maka sektor yang akan sangat terdampak adalah industri mining dan bursa yang selama ini mensuplai Bitcoin kepada investor.

Jika raja aset kripto itu bernilai nol, maka imbalan dalam mining tidak akan berarti apa-apa, dan hampir satu juta miner terpaksa mencari aliran pendapatan lain.

Kemudian altcoin lain akan terpengaruh, sebab banyak altcoin yang pergerakan harganya mengikuti Bitcoin. Jika Bitcoin hancur, maka market crypto secara keseluruhan akan sangat terdampak.

Investor yang melihat aset terbesar hancur pun akan melakukan penjualan crypto segera dan menguangkannya untuk menghindari kerugian lebih besar.

Kapan Bitcoin Akan Tidak Bernilai?

Bitcoin yang tidak bernilai akan memberikan efek domino bagi industri kripto, kejadian ini diprediksi tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Meskipun faktor-faktor tertentu dapat menurunkan nilai Bitcoin dari waktu ke waktu, dibutuhkan beberapa perubahan ekonomi dan pemerintahan yang besar, belum lagi penghancuran jaringan Bitcoin itu sendiri, agar Bitcoin jatuh ke nol dalam waktu singkat.

Selain itu, meskipun penurunan Bitcoin ke nol akan merusak ke sektor yang lebih luas pada pasar keuangan global yang patut dipertimbangkan.

Selain itu sudah banyak perusahaan besar yang membeli Bitcoin dalam jumlah banyak, kemudian bursa yang melakukan kerja sama eksklusif dengan berbagai industri, seperti olahraga, distribusi, dan lain sebagainya.

Baca juga: 8 Perusahaan Publik Dengan Portofolio Bitcoin Terbesar

Dengan begini mereka akan sama-sama memberikan kekuatan untuk mencegah kehancuran Bitcoin dan berusaha mempertahankan nilainya.

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency