LUNA dan UST Turun Lagi! CEO Cari Pinjaman Dana

Naufal Muhammad

11th May, 2022

Terra (LUNA) terus turun secara signifikan di bawah $10 pada 11 Mei 2022. Pergerakan ini pun belum menunjukan tanda koreksi, saat ini harga LUNA berada di kisaran $7-$8.

Pergerakan ini juga terjadi bersama UST yang turun ke harga $0.7, yang harusnya berada di harga $1 karena ia merupakan stablecoin.

Mengatasi hal ini para petinggi proyek pun tidak tinggal diam, mereka telah menyusun rencana penyelamatan dengan $1,5 Juta dana cadangan. Saat ini Terra bersama Luna Guard Fundation masih kesulitan untuk mendapatkan $1 juta lagi agar aset tidak semakin turun.

Terraform Labs Kewalahan 

Terraform Labs atau Terra, perusahaan yang bertanggung jawab atas LUNA saat ini sedang kewalahan karena mayoritas crypto yang terikat dengan proyeknya turun. 

Meski penurunan ini membuat banyak investor sangat panik, CEO dari Terraform Labs, Do Kwon Do, tetap berusaha tenang dan menanggapi masalah ini melalui akun twitternya.  

Cuitan tersebut datang setelah LUNA turun sekitar 86% dalam satu pekan hingga saat ini dan UST yang turun hingga $0.68, jauh di bawah nilai yang seharusnya sebagai stablecoin. 

Pada 10 Mei 2022, Tim LUNA pun telah membuat publikasi untuk klarifikasi karena FUD yang terjadi karena investor khawatir kapitalisasi pasar UST lebih besar dibandingkan LUNA.

Sebab apabila kapitalisasi pasar UST lebih besar dibandingkan LUNA, artinya mekanisme burn UST yang mendapatkan LUNA bisa membuat harga LUNA semakin turun dan akhirnya harus menjadi proyek gagal.

LUNA dan UST Turun Lagi! CEO Cari Pinjaman Dana
Dana Cadangan Terraform Labs

Selain itu publikasi yang dilakukan adalah rencana untuk menyelamatkan UST, di mana Terra sudah mengeluarkan dana sebesar $1,5 Juta dari cadangan Bitcoinnya dan akan mengeluarkan $1 Juta lagi.

Tapi kabar buruknya saat ini $1 Juta tersebut masih belum didapatkan dan masih dicari oleh CEO Terraform Labs. 

Menurut data dari dashboard data studio yang dipublikasikan hampir semua dana cadangan Terra telah habis dari sebelumnya $4 Miliar jadi sekitar $146 Juta saat ini. 

Luna Pernah Alami Penurunan Harga Parah

Saat ini mayoritas investor masih terlihat khawatir akibat kejadian ini. Sebab mayoritas crypto yang terikat dengan Terra seperti BTC, ANC, LUNA, dan UST sedang koreksi. 

Akibat kejadian ini banyak investor yang mulai panik dan menjual mayoritas aset crypto yang terikat dengan LUNA. 

Kondisi ini melanjutkan koreksi yang sedang terjadi hingga saat ini dan membuat LUNA turun hingga 86% hanya dalam satu pekan. 

Walau kejadian ini mengerikan, sebelumnya kejadian yang sama juga pernah terjadi akibat mekanisme LUNA yang rentan terhadap koreksi karena keterikatannya dengan UST. 

Pada Mei 2021 kejadian yang sama terjadi dimana LUNA turun signifikan setelah pasar crypto koreksi signifikan yang membuat dana cadangannya berkurang dan UST koreksi di bawah $1.

Pada Januari 2022 kejadian yang sama juga terjadi dimana LUNA turun lebih dari 50% hingga 80% dimana dalam koreksi ini terjadi sebuah kasus. 

Kasus ini adalah keterkaitan antara Wonderland Protocol dengan Anchor Protocol yang membuat adanya manipulasi harga UST dan membuat LUNA turun. Selain itu, Wonderland Protocol ini juga terikat dengan tokoh yang terjerat kasus penipuan sehingga menambah sentimen negatif. 

Pada saat itu pemulihan bisa terjadi, tapi untuk saat ini koreksi terjadi lebih tinggi dimana ini adalah koreksi lebih 10% dibandingkan koreksi terparah sebelumnya. 

Jika dilihat dari grafik tersebut terlihat bahwa untuk pulih LUNA butuh waktu lebih dari dua bulan yang kemungkinan akan terjadi lagi. 

Tapi saat ini kemungkinannya sangat kecil akibat belum ada dana tersedia untuk memulihkan kembali UST dan LUNA seperti kejadian sebelumnya. 

Jadi untuk investor LUNA harus bersedia untuk menyimpan dan menjaga investasinya serta wajib bersedia mengalami volatilitas tinggi ini. 

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.