Biaya Gas Ethereum Naik! Koin Ini Ikutan Terbang

Naufal Muhammad

4th February, 2021

Biaya gas Ethereum atau gas fees dikabarkan telah naik secara signifikan karena harga Ethereum yang naik menyentuh harga tertinggi barunya.

Oleh karena itu, para penggunanya saat ini mencari alternatif lain, dan salah satu koin terlihat menjadi tujuan utama. Karena hal tersebut, harga koin ini naik sekitar 70%.

Biaya Gas Ethereum Naik

Akibat pergerakan Ethereum menuju harga tertinggi barunya, saat ini volume transaksinya mengalami lonjakan signifikan.

Hasilnya Ethereum saat ini mengalami biaya gas yang juga naik akibat padatnya transaksi yang terjadi dalam jaringan tersebut.

Saat ini juga terdapat sentimen positif dalam jaringan Ethereum sendiri yang nampaknya akan meningkatkan jumlah transaksi ke depannya.

Baca juga: Ethereum Raih Harga Tertinggi, Hati-hati Ada Potensi Koreksi

Sentimen positif ini adalah proposal EIP-1559 menyangkut biaya gas Ethereum yang diprediksi Grayscale akan mendorong harga Ethereum juga naik.

Akibat adanya potensi padatnya transaksi di jaringan tersebut, nampaknya pengguna jaringan tersebut, terutama pelaku di Sektor DeFi mulai mencari alternatif lain.

Flamingo Naik 70%, Menjadi Alternatif

Nampaknya Flamingo (FLM) adalah alternatif utama yang dituju akibat secara mendadak volume perdagangan di jaringannya naik bersama harga koinnya.

Dikabarkan bahwa harga FLM telah naik sekitar 70% sejak akhir Januari 2021 dan naik 59% sejak Ethereum menyentuh harga tertinggi barunya.

Banyak analis yang memprediksi bahwa apresiasi ini terjadi akibat tiga hal seperti volume transaksi yang mencapai jumlah tertinggi, tata pengelolaan (governance), dan dorongan pelaku Sektor DeFi akibat NEO blockchain.

Volume Transaksi Naik

Selama Bulan Januari, volume transaksi bergerak di antara $6 Juta dan $20 Juta. Namun, antara 31 Januari 2021 dan 1 Februari 2021, volumenya naik empat kali lipat menjadi $93,4 Juta.

Akibatnya harga FLM naik dari $0,21 menjadi $0,32. Jika dilihat lebih dalam, apresiasi ini terjadi akibat adanya pemungutan suara di komunitas terkait fitur baru terkait tata pengelolaan (governance).

Korelasi Harga dan Cuitan Twitter FLM

Korelasi positif antara volume cuitan mengenai FLM di Twitter dan apresiasi harga nampaknya memperlihatkan bahwa respon terhadap fitur baru tersebut dianggap sebagai sentimen positif.

Fitur Tata Kelola Baru

Fitur tersebut dipublikasi kepada komunitas Flamingo melalui Flamingo Improvement Proposal (FIP) yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan platform.

Menurut Flamingo, pembaruan tersebut akan memberikan optimisasi terhadap alur pergerakan antar aset dan menjaga penetapan nilai antar dua aset tetap stabil.

Tiga tujuan utama fitur ini adalah mengembalikan penetapan nilai terhadap aset yang mendasari, meningkatkan kekuatan desain alur aset, dan menjadi pendorong yield untuk Ethereum.

Penggunaan NEO Blockchain

Dengan besarnya perkembangan di Sektor DeFi, penggunaan NEO Blockchain pada Flamingo membuat banyak pelaku tertarik untuk terjun menggunakan platform tersebut.

Hal ini disebabkan NEO Blockchain adalah salah satu platform yang paling dikembangkan dan platform terbesar di jaringan DeFi.

Baca juga: 7 Tempat Staking Aset Crypto

Dalam jaringan ini, terdapat beberapa koin yang dipergunakan untuk staking termasuk Bitcoin, Ethereum, Tether, NEO, Ontology, dan Switcheo dengan likuiditas sebesar $100 Juta.

Likuiditas dan Volume Jaringan Flamingo

Ke depannya, FLM nampak akan terus maju karena meningkatnya jumlah nilai terkunci atau total value locked (TVL) di Sektor DeFi.

Hal ini disebabkan pelaku Sektor DeFi nampak mencari alternatif dari biaya gas yang naik di Ethereum. FLM memberikan alternatif ini akibat biayanya yang rendah.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.