Bholdus Siap Ramaikan Industri DeFi 2022

Anisa Giovanny

20th January, 2022

Tahun ini DeFi diprediksi masih akan alami peningkatan signifikan dengan cara lebih komperhensif.

Produk DeFi baru akan dikembangkan untuk meningkatkan pengalaman pengguna, mengurangi hambatan bagi investor baru dan meningkatkan fitur asuransi.

CEO BHO Nhat Phan menjadi pembicara tamu di acara talk show terbaru di “The Charm of DeFi” yang diselenggarakan oleh HotQA
CEO BHO Nhat Phan menjadi pembicara tamu di acara talk show terbaru di “The Charm of DeFi” yang diselenggarakan oleh HotQA

Keyakinan soal DeFi tahun ini datang dari pembahasan di acara talk show The Charm of DeFi yang dipandu oleh HotQA, Co-Founder dan CEO BHO Nhat Phan yang berbagi tentang Decentralized Finance (DeFi), pasar aset digital, dan tujuan pengembangan proyek BHO di masa depan.

Phan melihat, DeFi sebenarnya baru berkembang sejak akhir 2019, oleh karena itu decentralized finance masih sangat baru.

Tantangan yang harus dihadapi DeFi termasuk risiko keamanan; kesulitan dalam mengidentifikasi organisasi, atau tim di balik protokol yang dapat kabur dengan membawa pergi aset investor, antarmuka yang masih rumit dari sebagian besar aplikasi DeFi yang tidak ramah bagi pengguna baru.

Selanjutnya ada solusi khusus untuk masalah identifikasi pengguna (KYC) pada platform blockchain, dan ketidaklengkapan DeFi dari segi dasar hukum.

Namun, dalam dua tahun terakhir, DeFi telah menyaksikan pertumbuhan yang kuat.

Secara khusus, sebagaimana dinyatakan dalam DappRadar Report of Nasdaq, ekosistem DeFi melonjak hingga 7 kali lipat dari tahun 2020 hingga 2021 dan jumlah pengguna individu yang berinteraksi dengan Dapps pada tahun 2021 naik hampir 600% dibandingkan tahun 2020.

“Platform teknologi Blockchain secara bertahap lebih lengkap. Jaringan-jaringan tersebut mulai tertarik pada interkoneksi timbal balik melalui Cross-Chain, menciptakan dunia blockchain “tanpa batas”, ” kata Phan.

Dengan cross chain mentransfer aset bolak-balik akan lebih mudah dan dengan biaya yang stabil.

Manfaat ini telah berkontribusi pada tren aplikasi decentralized finance dengan kualitas yang lebih baik, memotivasi pengguna dan bisnis untuk berpartisipasi.”

Selanjutnya, penerapan teknologi Blockchain setiap hari saat ini menjadi keharusan di era teknologi 4.0, membuka banyak peluang dengan investor individu, pengguna, dan pengembang. Faktor-faktor ini juga berkontribusi menyebabkan tren yang luar biasa tentang DeFi.

2022 Jadi Tahunnya DeFi

Menurut Phan, 2022 akan menjadi tahun bagi DeFi untuk memiliki pertumbuhan dan peningkatan yang signifikan dalam berbagai aspek.

Khususnya, produk DeFi baru akan dikembangkan untuk meningkatkan pengalaman pengguna, mengurangi hambatan bagi pendatang baru, dan meningkatkan fitur asuransi.

“DeFi 2.0 akan menjadi versi upgrade dari produk DeFi semula yang tidak dioptimalkan. DeFi 2.0 akan mengatasi hambatan dalam hal pengalaman pengguna dan asuransi – yang semuanya tidak mampu dilakukan oleh DeFi 1.0”, katanya.

Selain itu, ia menyatakan bahwa teknologi blockchain dan DeFi tidak akan menggantikan organisasi dan industri tradisional lainnya, tetapi akan mendukung mereka untuk tumbuh bersama.

Phan berbagi bahwa, para ahli memperkirakan bank global akan menghemat hingga 20 miliar USD pada tahun 2022 jika teknologi blockchain diterapkan.

“Tujuan utama kami adalah menghadirkan produk yang menghadirkan pengalaman terbaik, untuk membantu teknologi blockchain agar dapat diakses dengan mudah oleh pengguna tingkat lanjut dan pengguna umum. Kami bersedia membantu proyek lain untuk mengembangkan ekosistem DeFi yang inovatif dan efisien pada platform blockchain BHO,” kata Phan.

Pada tahun 2022, BHO akan berkonsentrasi untuk menyelesaikan produk inti termasuk LaunchPad, BHO Wallet, NFT Marketplace, dan DEX untuk menyelesaikan dan mengembangkan ekosistem mereka. Secara khusus, salah satu fokus utama BHO adalah mendukung pengembangan ekosistem DeFi.

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency