Benarkah PayPal Tidak Tertarik dengan Blockchain?

By febrian surya     Monday, May 13 2019

Saat ini Paypal dikenal publik secara luas sebagai salah satu pembayaran online global terdepan yang biasanya digunakan oleh banyak masyarakat dunia guna melakukan akitivitas pengiriman serta penerimaan uang secara mudah dan cepat.

Biasanya sistem pembayaran PayPal banyak digunakan oleh para penjual online di seluruh dunia untuk memproses pembayaran pesanan yang mereka diterima dari pembeli dan mencairkan uang tersebut ke akun bank masing-masing penjual online dalam kurun waktu tertentu, hal ini dirasa praktis dan mempermudah bisnis online saat ini.

Sebagai sistem pembayaran dan pengiriman uang terdepan saat ini, tidak dipungkiri lagi inovasi dalam dunia keuangan saat ini harus terus dilakukan agar tak tertinggal dengan para kompetitor lainnya.

Salah satu caranya adalah pihak mereka mengizinkan para merchant menerima bentuk pembayaran berupa Bitcoin (BTC). Tetapi fitur tersebut dimatikan dikarenakan harga mata uang digital tidak stabil.

Apakah PayPal benar-benar akan terjun dalam sektor cryptocurrency?

Hal ini disampaikan langsung oleh Chief Financial Officer John Rainey, PayPal ketika melakukan interview dengan Yahoo Finance pada 7 Mei 2019, dimana ia  mengungkapkan bahwa saat ini perusahaannya masih ragu untuk melibatkan sektor cryptocurrency pada model bisnis mereka.

Tetapi tidak menutup kemungkinan jika mereka juga akan berkolaborasi atau berpartisipasi dalam bentuk apa pun di masa depan untuk menunjang proses bisnis mereka, tak terkecuali melibatkan sektor cryptocurrency dan Blockchain.

Hal ini dikarenakan, PayPal memiliki pandangan lainnya terkait langkah yang akan diambil ke depan, dimana saat ini sektor yang melibatkan cryptocurrency dan Blockchain bukanlah menjadi sebuah hal yang diprioritaskan oleh mereka melainkan Paypal melihat ada juga bentuk kerja sama lainnya yang lebih dinilai potensial yaitu menggembangkan dan membangun platform pembayaran bersama dengan Uber. Yang mana, mereka sudah menggelontorkan dana sebesar $500 juta dolar.

Selain itu, mereka baru saja menjalin kesepakatan dengan media sosial populer saat ini, Instagram sebagai penyedia pembayaran bagi pengguna yang berbelanja melalui media sosial.

Jika dilihat langkah yang diambil oleh PayPal, kita bisa melihat bahwa mereka berfokus untuk menjadikan perusahaan PayPal sebagai nomor satu penyedia solusi pembayaran dan pengiriman uang dalam segala bentuk pembayaran dalam segala platform.

Apakah hal ini menjadi sebuah kemunduran dari perusahaan PayPal?

Banyak kalangan yang menganggap, PayPal bisa bernasib dengan Nokia dikarenakan tidak cepat dalam mengadopsi teknologi yang berkembang saat ini yaitu cryptocurrency dan Blockchain.

Jika anggapan itu benar terjadi atau tidak hanya waktu yang bisa menjawabnya. Jadi kita tunggu saja ya! Apalagi gebrakan yang akan diperlihatkan oleh Paypal dalam menjaga eksistensi perusahaannya.

Sumber