FUD Lagi! Bank Sentral China Tegaskan Bitcoin Tidak Bernilai

Rossetti Syarief

30th August, 2021


Pemerintah China secara berkala terus mengingatkan masyarakatnya tentang risiko penggunaan cryptocurrency.

Selama briefing media pada 27 Agustus, wakil direktur Biro Perlindungan Hak Konsumen Keuangan Bank Rakyat China (PBoc), Yin Youping, menegaskan bahwa aset digital itu tidak memilii nilai dan hanyalah sebuah spekulasi investasi. 

Yin Youping juga memperingati para investor lokal untuk menjauhi transaksi yang berkaitan dengan kripto dan meningkatkan kesadaran mereka akan risiko yang terkait dengan investasi digital semacam itu.

“Kami mengingatkan orang-orang sekali lagi bahwa mata uang virtual seperti Bitcoin bukanlah alat pembayaran yang sah dan tidak memiliki dukungan nilai yang sebenarnya,” kata Yin Youping dilansir dari Cryptopotato.

PBoC Bekerja Keras untuk Menghentikan Perdagangan Kripto

Youping juga mengungkapkan, PBoC akan bekerjasama dengan regulator TOP untuk mendeteksi bursa luar negeri dan pedagang domestik. Mereka juga akan menindak setiap situs web perdagangan, aplikasi, bahkan saluran perusahaan.

Bank sentral sendiri telah memperkenalkan sistem yang menormalkan tindakan keras pada semua operasi yang berkaitan dengan kripto. Pihak bank menghimbau kepada masyarakat umum untuk segera melaporkan kegiatan semacam itu.

China Memaksakan Tindakan Keras Secara Nasional terhadap Crypto

Dalam beberapa bulan terakhir ini pemerintah China sudah mengintensifkan tindakan kerasnya terhadap industri kripto.

Melanjutkan sejarah FUD yang panjang, Bank Sentral China sudah menegaskan kepada semua perusahaan perbankan dan jasa keuangan di sana. Salah satunya adalah berhenti melayani klien kripto individu dan institusi, atau berisiko dicabut lisensinya.

Migrasi Pertambangan Besar China

Dunia kripto juga kembali menerima pukulan besar ketika negara terpadat di dunia itu memutuskan untuk menargetkan penambang BTC di dalam perbatasannya. China juga memaksa mereka untuk menghentikan operasi mereka.

Blockchain BTC mengalami penyesuaian penambangan yang negatif selama empat kali berturut-turut. Ini adalah kali pertamanya dalam waktu sekitar sepuluh tahun terakhir.

China, yang pernah menjadi rumah bagi lebih dari setengah komunitas penambangan BTC dunia, sangat disayangkan justru mendorong para penambang untuk pindah ke negara lain yang ramah kripto.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik