APE Duduki Peringkat Pertama Token Metaverse, Kalahkan MANA dan SAND

Naufal Muhammad

29th April, 2022

Apecoin (APE) telah mengalami ketenaran yang meningkat cukup signifikan di awal Tahun 2022 ini. 

Sejak Maret 2022 hingga saat ini APE telah mengalami kenaikan harga lebih dari 300% yang merupakan pencapaian sangat mengesankan. 

Apresiasi ini juga berdampak pada kapitalisasi pasarnya yang saat ini berada di peringkat pertama dibandingkan token metaverse lainnya. 

APE Mengalahkan MANA dan SAND

Kapitalisasi pasar dari Apecoin telah mengalami apresiasi yang signifikan, menandakan banyaknya dorongan beli yang terjadi. 

Saat ini kapitalisasi pasarnya telah naik hingga $6,1 Miliar dengan volume transaksi yang mencapai $500 Juta per hari selama beberapa bulan terakhir. 

Pergerakan ini datang bersama kabar bahwa Apecoin akan meluncurkan metaversenya sendiri bernama Otherside. 

APE Duduki Peringkat Pertama Token Metaverse, Kalahkan MANA dan SAND
Kapitalisasi Pasar Token Metaverse

Metaverse ini akan melibatkan beberapa proyek NFT atau Non Fungible Token. Sehingga nantinya metaversenya tidak akan diisi oleh Bored Ape Yacht Club saja yang merupakan NFT terikat dengan Apecoin. 

Baca juga: Mengenal ApeCoin (APE), Token Proyek NFT Bored Ape Yacht Club

Bersama pergerakan ini, APE telah mengalami peningkatan yang signifikan bahkan mengalahkan beberapa metaverse besar. 

Decentraland (MANA) dan The Sandbox Game (SAND) yang merupakan dua metaverse terbesar di dunia crypto saat ini terlihat dikalahkan. 

Bersama dengan harga APE yang naik di atas $20, kapitalisasi pasarnya berhasil naik mengalahkan MANA dan SAND hari ini. 

Perlu diketahui bahwa saat ini diantara ketiga metaverse tersebut, yang dapat digunakan hanya metaverse dari Decentraland. Hal ini disebabkan SAND dan APE masih dalam tahap perkembangan dan uji coba dari metaversenya. 

Walau belum memiliki produk metaverse sendiri, pencapaian ini telah membuat investor dari koleksi NFT yang terikat dengan Apecoin dan Apecoin itu sendiri antusias menunggu peluncuran Otherside. 

Koleksi NFT yang terikat langsung dengan Apecoin saat ini adalah Bored Ape Yacht Club, Mutant Ape Yacht Club, dan Bored Ape Kennel Club. 

APE Duduki Peringkat Pertama Token Metaverse, Kalahkan MANA dan SAND
Cuplikan Otherside Metaverse

Tapi di luar itu saat terjadi pengiklanan Otherside pertama kali, terdapat beberapa koleksi lain seperti World of Women, Doodles, dan CryptoPunks. 

Jadi ini adalah metaverse pertama yang melibatkan banyak NFT di luar koleksi proyeknya itu sendiri yang membuatnya menarik untuk diperhatikan. 

Lelang Tanah Segera Dimulai 

Kenaikan harga, kapitalisasi pasar, dan volume transaksi ini juga terjadi akibat metaverse Otherside yang mulai memiliki kejelasan. 

Salah satu kabar terbarunya adalah lelang penjualan tanah yang akan segera dimulai menurut pemilik proyek. 

Dikabarkan bahwa tanah di Otherside akan mulai dilelang pada 30 April 2022 pukul 23.00 WIB. Kabar ini kemungkinan besar menjadi sentimen positif karena mulai jelasnya kelanjutan dari metaverse tersebut setelah publikasi pertamanya. 

Saat ini mayoritas tanah di metaverse yang jelas terlihat mengalami kenaikan harga yang signifikan sehingga menjadi penyebab banyaknya investor yang ingin memiliki tanah di Otherside.

Pemilik proyek Otherside menyatakan bahwa lelang ini akan terjadi dalam mekanisme Dutch Auction yang sekarang sedang umum di dunia NFT. 

Nantinya lelang tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan APE yang juga membuat permintaan terhadapnya saat ini naik signifikan. 

Baca juga: ApeCoin Jadi Token Terlaris di Antara Whale Ethereum

Permintaan yang naik digabungkan dengan jumlahnya yang terbatas telah berhasil mendorong harga APE untuk naik secara signifikan Hanya dalam periode waktu yang relatif singkat dibandingkan proyek lain. 

Jadi sangat tidak heran jika harga APE saat ini telah mencapai di atas $20 bahkan mencapai $27 pada harga tertingginya kemarin, 28 April 2022. 

Dari hanya $5 di Bulan Maret 2022 hingga saat ini mencapai harga tersebut, Yuga Labs, perusahaan di balik ekosistem ini, telah membuktikan bahwa saat ini fenomena perusahaan berbasis Web 3.0, Crypto, dan NFT dapat tumbuh dengan baik. 

Yugo Labs sendiri telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dengan target Tahun 2022 ini akan mencapai $455 Juta dalam pendapatan. 

Kedepannya akan semakin banyak fenomena perusahaan jenis ini karena mudahnya membangun perusahaan dengan dasar Web 3.0 saat ini dan luasnya kesempatan yang diberikan sehingga meratakan kesempatan membangun perusahaan.

Kemungkinan besar akan lebih banyak proyek yang mengesankan investor di dunia crypto dan blockchain dengan fenomena munculnya perusahaan berbasis Web 3.0 ini.  

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.