3 Crypto Paling Dibenci Warga Twitter Dunia

Naufal Muhammad

15th May, 2022

Di pasar crypto akan selalu ada crypto yang paling digemari dan ada yang dibenci karena pergerakan atau karena tim bahkan hanya karena akun media sosialnya. 

Untuk mengetahui mana yang diminati, umumnya lembaga riset melakukan penelitian di Twitter karena Twitter adalah media sosial yang paling terikat dengan crypto. 

Kali ini penelitian telah dilakukan dengan rentang waktu antara Januari 2021 hingga Januari 2022 oleh lembaga TRG Datacenters. 

Dalam laporan tersebut terlihat bahwa ada tiga crypto yang tidak disukai warga Twitter. Yang mengejutkannya tiga crypto ini adalah beberapa crypto paling besar dari sisi kapitalisasi pasar. 

Tiga Crypto Paling Dibenci Warga Twitter

Penelitian tersebut menemukan bahwa di Twitter, crypto yang paling tidak disukai adalah tiga crypto yang memiliki kapitalisasi cukup besar. 

Crypto pertama yang paling tidak disukai adalah Ethereum, crypto kedua terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. 

Menurut penelitian tersebut, mayoritas pengguna twitter tidak menyukai Ethereum di Januari 2021 hingga Januari 2022. Tandanya terlihat dari 29% cuitan mengenai Ethereum adalah cuitan negatif. 

3 Crypto Paling Dibenci Warga Twitter Dunia
Data Laporan TRG Datacenters

Sebagian besar cuitan tersebut mengacu pada mahalnya biaya transaksi Ethereum serta penundaan Ethereum 2.0 yang dijanjikan sejak pertengahan Tahun 2021. 

Selain itu cuitan negatif juga terlihat tertuju kepada Vitalik Buterin, pendiri dari Ethereum yang sempat mengalami beberapa insiden dan kontroversi.

Crypto kedua adalah Bitcoin, yaitu crypto terbesar dari sisi kapitalisasi pasar di dunia crypto untuk saat ini. Tercatat bahwa 27% cuitan mengenai Bitcoin adalah cuitan negatif. 

Mayoritas cuitan tersebut mengacu pada besarnya pengaruh Bitcoin kepada pasar sehingga saat bergerak turun mempengaruhi koreksi seluruh crypto. 

Selain itu cuitan negatif mengacu pada harganya yang keluar dari aset pengaman seperti emas dan menjadi semakin mirip saham sehingga makin volatil. 

Ketiga adalah Cardano yang mengalami cuitan negatif sebanyak 16% dari seluruh cuitan tentang Cardano. 

Mayoritas cuitan tersebut mengacu pada harga ADA yang bergerak relatif lemah dan Charles Hoskinson, pendiri Cardano yang sering memberi pernyataan kontroversial. 

Dogecoin Masih Paling Digemari

Setelah diteliti lebih dalam, ternyata warga Twitter memiliki crypto yang paling digemari untuk saat ini. 

Ternyata yang paling digemari oleh investor crypto di Twitter adalah Dogecoin dengan 94% cuitan tentang DOGE adalah cuitan positif. 

Penemuan ini relatif mengejutkan melihat harga DOGE yang bergerak turun hingga saat ini, menghapus apresiasinya di pertengahan Tahun 2021. 

3 Crypto Paling Dibenci Warga Twitter Dunia
Rangkuman Laporan TRG Datacenters

Kemungkinan besar penemuan ini didukung oleh adanya publikasi roadmap atau rencana untuk Dogecoin di Tahun 2022 yang dipublikasi pada akhir Tahun 2021. 

Saat memberi komentar terkait penemuan ini, CTO dari TRG Datacenters, Chris Hinkle, menemukan bahwa aset investasi yang terikat meme atau lelucon menjadi aset yang paling disukai warga Twitter sejak Januari 2021 hingga Januari 2022.  

“Saham meme (lelucon), terlihat terdorong kegemarannya oleh investor ritel. Dalam kasus crypto yang besar seperti Bitcoin, cuitannya terlihat menurun yang menandakan banyaknya investor institusional yang berada di Bitcoin dibanding investor ritel.”

Dukungan dari Elon Musk hingga beberapa artis juga menjadi pendorong mengapa DOGE menjadi aset crypto paling digemari di Twitter. 

Walaupun harganya bergerak turun sejak pertengahan Tahun 2021 hingga Tahun 2022 ini, DOGE masih membuktikan bahwa komunitasnya kuat. 

Crypto kedua yang digemari oleh investor crypto di Twitter adalah Litecoin yang memiliki cuitan positif sebanyak 91% dari seluruh cuitan tentangnya.  

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.