Zipmex Pertimbangkan Tawaran Akuisisi, Bagaimana Nasib di Indonesia?

Naufal Muhammad

25th July, 2022

Zipmex, salah satu bursa crypto terbesar di Asia, baru saja mengumumkan kelanjutan dari kondisi perusahaannya saat ini. 

Setelah membuka kembali penarikan dana, saat ini dikabarkan ada kabar baru yang kemungkinan dapat membawa ketenangan bagi investor dan pengguna bursanya. 

Zipmex Umumkan Tawaran Akuisisi

Dikabarkan bahwa Zipmex baru saja mempublikasi kemungkinan kerja sama dari “pihak yang tertarik” melalui cuitan di Twitter. 

Banyak investor yang berasumsi bahwa arti dari kabar ini adalah Zipmex saat ini memiliki tawaran akuisisi dari perusahaan lain untuk mengembalikan kondisi keuangan serta operasionalnya. 

Dalam cuitan tersebut, tertulis bahwa saat ini ada satu perusahaan yang sudah menawarkan dokumen Momerandum of Understading atau MoU namun sayangnya rincian dokumen tersebut tidak dipublikasi. 

Saat ini isi persetujuan kesepakatan tersebut masih belum diketahui, namun ada dua kemungkinan yaitu akuisisi yaitu pembelian Zipmex oleh perusahaan lain, atau penanaman modal yaitu investasi dana dari perusahaan lain untuk Zipmex. 

Berdasarkan cuitan tersebut Zipmex saat ini masih diwajibkan untuk menjaga seluruh isi dokumen sebagai rahasia agar proses Due Diligence dapat berjalan. 

Proses Due Diligence adalah proses dimana hak dan proses untuk pihak yang akan masuk ke dalam sebuah kerja sama melakukan investigasi dan penelitian lebih dalam terhadap pihak lain yang akan menjalani kerja sama tersebut. 

Jadi untuk saat ini masih belum diketahui berapa dana yang terlibat dalam kesepakatan ini, bentuk kesepakatan atau kerja sama, serta siapa perusahaan yang terikat dengan kesepakatan ini. 

Apa bila kesepakatan ini benar terjadi, kabar tersebut akan menjadi penyelamat bagi kondisi Zipmex yang sedang dalam ketidakpastian saat ini. 

Ketidakpastian ini muncul setelah adanya penghentian penarikan dana pada pekan lalu yang dikabarkan terjadi karena adanya kondisi yang kurang baik dari mitra perusahaannya. 

Baca juga: Zipmex Hentikan Sementara Proses Penarikan Aset Kripto!

Zipmex mengabarkan bahwa salah satu permasalahan yang muncul adalah adanya dana yang terikat dengan Babel dan Celsius yang merupakan dua platform bermasalah saat ini. 

Kabar baiknya, untuk saat ini penarikan dana sudah mulai kembali untuk wallet trading namun belum untuk Z Wallet. 

Nasib Bursa di Indonesia

Walau begitu, Zipmex mengabarkan melalui Twitter bahwa keamanan dana investor adalah prioritas utama. 

Jadi berdasarkan pernyataan tersebut, dapat dikatakan bahwa dana dan aset yang tersimpan di Zipmex hingga saat ini masih aman. 

Kabar potensi akuisisi atau investasi ini membuat adanya kekhawatiran bagi investor Indonesia. 

Tapi kabar baiknya Zipmex telah membuat publikasi di Instagram Zipmex Indonesia mengenai kondisi kemungkinan kerja sama baru ini. 

Zipmex Pertimbangkan Tawaran Akuisisi, Bagaimana Nasib di Indonesia?
Pengumuman Instagram Zipmex Indonesia

Zipmex Indonesia juga belum memberikan informasi mendalam, sama seperti cabang pusatnya. 

Tapi dari pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa Zipmex akan baik-baik saja karena kemungkinan besar akan mendapatkan dana suntikan serta bantuan pengelolaan dari pihak baru. 

Untuk cabang bursanya di Indonesia hingga saat ini masih belum ada kabar lanjutan apakah akan ditutup atau tetap dibuka setelah adanya kerja sama ini. 

Mengingat tingginya volume transaksi Zipmex dari pengguna Indonesia, kemungkinan besar Zipmex masih akan berlanjut operasi di Indonesia. 

Tapi semua kepastian baru akan didapatkan dari Zipmex jika kerja sama kesepakatan baru ini sudah resmi. 

Hingga saat ini kontak dari Zipmex masih aktif dan bisa dihubungi untuk membantu pengguna yang masih memiliki kekhawatiran dan pertanyaan. Jadi hingga saat ini Zipmex masih beroperasi. 

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.