Zipmex Buka Lagi Layanan Withdrawal, Ini Strategi Barunya Keluar dari Krisis!

Anisa Giovanny

22nd July, 2022

Setelah melakukan penangguhan penarikan dana atau withdrawal, kini Zipmex telah mengaktifkan kembali fitur tersebut dari trade wallet. Namun untuk fitur transfer di Z Wallet ke Trade Wallet dan sebaliknya belum dapat diaktifkan saat ini. 

Berdasarkan keterangan resminya bursa yang dikomandoi oleh Marcus Lim ini juga meluruskan beberapa rumor yang beredar dan menyebut jika per 21 Juli 2022, ada dana bursa yang dikelola oleh Babel Finance sebesar $48 juta dan $5 juta dengan Celsius.

Baca juga: Zipmex Hentikan Sementara Proses Penarikan Aset Kripto!

Zipmex terus secara aktif terus bekerja dan berusaha menyelesaikan situasi ini untuk memulihkan sisa dana yang masih menggantung dan menegaskan jika tidak ada dampak material yang mempengaruhi operasional bursa.

Proses Pemulihan Bursa

Untuk bisa keluar dari krisis ini, Zipmex terus berdialog dengan penasihat resmi Babel dan sedang mengevaluasi opsi yang dimiliki berdasarkan hasil diskusi.

Dialog akan tetap berjalan secara terbuka dan kedua belah pihak tetap berkomitmen untuk menyelesaikan situasi ini.

Bursa ini juga menyebut jika eksposur dari kasus Celsius sangat minim bagi Zipmex dan sempat berencana untuk menghapuskan nilai yang ada di Celsius di neraca bursa.   

Untuk saat ini, Zipmex sedang menjajaki semua opsi yang tersedia, termasuk fundraising, aksi legal, dan restrukturisasi. Untuk sementara waktu, Zipmex Indonesia hanya akan mengaktifkan fitur penarikan dana dan aset digital pada Trade Wallet.

Saat ini fitur ZipUp+ harus ditangguhkan sementara dan Zipmex  akan tetap bekerja secara aktif untuk mengaktifkan kembali transfer ZWallet sesegera mungkin. 

Kami akan terus melakukan dialog terbuka dengan komunitas, regulator, dan semua pihak terkait. Pelanggan kami adalah prioritas utama kami, dan kami sedang menempuh seluruh langkah yang bisa kami jalankan untuk memulihkan kembali seluruh fitur di platform kami sembari menjaga transparansi komunikasi kami,” terang Zipmex. 

Sementara itu masalah Zipmex kali ini turut menyita perhatian Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Asih Karnengsih Chairwoman ABI, mengatakan bahwa ABI dan Bappebti terus melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait dan melakukan upaya-upaya agar hal ini tidak menjadi isu dan masalah yang berkepanjangan. 

Ia juga menjelaskan bahwa dalam hal regulasi, Bappebti mengharuskan bursa untuk menyampaikan laporan secara berkala bagi exchanges, dari laporan ini dapat dinilai lebih akurat sesuai dengan kebijakan Bappebti, bursa yang gagal menyampaikan laporannya, dapat diterminasi proses pendaftarannya.

Sudah ada aturan untuk adanya lembaga lain seperti Bursa, Kliring dan Depository. Jika 3 lembaga ini sudah terbentuk, pembagian tanggung jawab kepada masing2 lembaga akan memitigasi risiko yang dapat muncul yang dikhawatirkan oleh investor.” katanya.

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency