WardenSwap Berhasil Pelajari 3.500 Strategi Trading Karena Machine Learning

Anisa Giovanny

26th June, 2021

WardenSwap baru-baru ini merilis veri pembaruan dengan seri 1.5 menggunakan machine learning untuk memberikan layanan lebih baik bagi pengguna. Ini menjadikan Warden proyek pertama yang menggunakan machine learning pada smart contract setelah melakukan penelitian kurang lebih selama dua tahun. 

Penelitian ini diperlukan, sebab belum ada yang pernah mengembangkan Machine Learning untuk bekerja pada kontrak pintar karena algoritmenya terlalu rumit, tetapi Warden  berhasil yang melakukannya. Setelah merilis WardenSwap v1.5 dengan machine learning minggu lalu, sudah ada 3.500 strategi trading yang dipelajari oleh platform.

Contoh penerapan machine learning dalam WardenSwap diantara lain adalah untuk memberikan berbagai macam rute swap atau perdagangan token, jadi tidak terbatas hanya dengan satu cara.

Misalnya, beberapa token tidak hanya memiliki satu jalur perdagangan.

Jika kamu ingin menukar token A ke token B, ada banyak Strategi Trading. Diantaranya adalah Tukarkan A ke B dengan platform 1

Tukarkan A ke B dengan platform 2

A ke X ke B dengan platform 2,3

Tukarkan A ke X ke Y ke B dengan platform 1,2.4

Karena Machine Learning  mempelajari Strategi Trading dengan sangat cepat hanya dalam seminggu, ini menunjukkan bahwa di masa depan WardenSwap bisa menjadi  lebih baik dan membuat adopsi machine learning di smart contract bisa jadi lebih berkembang dan membuka banyakl peluang baru yang menarik.

Sebelum WardenSwap v1.5,  tim juga sudah mengembangkan Best Rate Engine dengan membuat 244 Strategi Trading di v1.0. Namun setelah meluncurkan WardenSwap v1.5 hanya selama seminggu, itu sudah mempelajari 3.650 stategi trading, yang di mana ada peningkata 14 kali lipat dari versi yang lama.

Tentang WardenSwap

WardenSwap singkatnya adalah sebuah agregator untuk menemukan rute dan harga terbaik dalam swap token yang memudahkan pengguna dalam menggunakan Binance Smart Chain dan lain sebagainya. Proyek ini diketahui sebagai proyek yang diluncurkan secara adil, tanpa mekanisme pra-penjualan, investor dan tanpa pra-mining.

Warden memiliki token yang bernama WAD. Token Warden atau WAD akan digunakan sebagai token tata kelola. Para pemegang WAD dapat  mempengaruhi keputusan mengenai proyek seperti mengusulkan atau memutuskan proposal fitur baru dan bahkan mengubah sistem tata kelola itu sendiri.

Dapatkan semua informasi tentang WardenSwap di sini

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency