Visa Beli NFT Mahal! Langkah Besar Awal Budaya Baru

Naufal Muhammad

24th August, 2021

Salah satu perusahaan pembayaran terbesar di dunia, Visa, dikabarkan telah membeli Non-Fungible Token (NFT) dengan nilai yang cukup tinggi.

Pembelian NFT ini merupakan langkah awal untuk masuk ke dunia budaya baru yaitu budaya NFT sebagai gabungan bisnis dan seni.

Visa Beli NFT

Dikabarkan bahwa Visa membeli NFT jenis Crypto Punk, dimana lebih spesifiknya lagi adalah CryptoPunk 7610.

Crypto Punk tersebut adalah satu dari 3.840 Crypto Punk Jenis Wanita yang dibeli dengan harga sekitar $150.000 atau Rp2,17 Miliar.

Crypto Punks sendiri adalah salah satu NFT utama di sektor NFT yang dibentuk oleh Larva Labs dan telah diperdagangkan sejak 2017.

NFT jenis ini adalah NFT seni berukuran 10.000 Pixel berbentuk semacam kartun yang memiliki bentuk relatif sama antar satu sama lain namun memiliki beberapa perbedaan.

Dalam wawancara dengan The Block, kepala bidang crypto di Visa, Cuy Sheffield menyatakan antusiasmenya terhadap Crypto Punks. Ia menyatakan,

“Kami merasa bahwa CryptoPunks akan menjadi anggota yang baik untuk koleksi seni kami dalam rangka merayakan pertumbuhan industri perdagangan digital.“

Visa merupakan salah satu perusahaan keuangan yang juga memiliki banyak koleksi barang seni langka dan mewah.

Namun barang seni tersebut masih berhubungan dengan industrinya. Contohnya adalah kartu kredit kertas awal dan alat “knuckle busters” yaitu alat pencatat transaksi kredit sebelum era digital.

Tujuan Visa untuk menambah Crypto Punks dalam koleksi barang langkanya tersebut dikabarkan untuk menjadi salah satu pemimpin di era NFT.

Cuy Sheffield menyatakan pembelian NFT ini adalah dukungan terhadap Crypto Punks secara menyeluruh.

Pembelian ini dilakukan dengan kerja sama bersama Anchorage Digital, dimana Anchorage menjadi pihak yang menyimpan NFT tersebut.

Dikabarkan pembelian ini dilakukan dengan Dolar Amerika dimana Anchorage yang mengubah fiat tersebut kepada crypto untuk transaksi NFT tersebut.

Adopsi Dunia Bisnis

Visa percaya bahwa ke depannya NFT akan memiliki peran yang signifikan di dunia bisnisnya dan di dunia bisnis digital secara menyeluruh.

Menurut Sheffield, NFT nantinya bisa membantu pencipta konten dan bisnis kecil menengah dalam beberapa hal baru.

Sheffield membandingkan NFT dengan tahap awal bisnis e-commerce atau bisnis digital yang saat ini telah membuat perubahan.

Namun menurutnya walau bisnis digital, barang riil masih tetap dibutuhkan, namun NFT dapat membantu perdagangan barang digital dan juga menjaga keaslian barang tersebut.

Nantinya, Sheffield percaya bahwa alamat wallet seseorang akan sama pentingnya dengan alamat email atau surat elektronik, akibat fenomena NFT.

Saat ini beberapa rekan kerja dan juga pengguna Visa terlihat juga tertarik pada NFT yang juga mendorong adopsi NFT Visa semakin tinggi.

Visa juga telah mempublikasi artikel atau whitepaper mengenai NFT dan bagaimana NFT bisa membantu pertumbuhan bisnis digital.

Dalam artikel tersebut Visa juga menyatakan apa yang dapat dilakukan untuk membantu bisnis kecil mengadopsi serta membeli NFT.

Semua langkah ini terlihat matang karena telah dimulai sejak 2019, dimana saat itu Visa telah membentuk divisi khusus penanganan NFT.

Pertumbuhan Visa di crypto juga terlihat baik dengan jaringannya yang digunakan untuk penyelesaian transaksi stablecoins dan perencanaan CDBC (Mata Uang Digital Bank Sentral).

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.