Ukraina Berencana Adopsi Crypto, Bayar Gaji Melalui Uang Digital

Naufal Muhammad

19th August, 2021

Menteri Transformasi Digital Ukraina dikabarkan sedang dalam rencana untuk menetapkan kebijakan baru dalam kompensasi para pegawainya.

Dikabarkan bahwa nantinya kementerian tersebut akan mulai mengadopsi crypto namun akan melalui mata uang digital bank sentral.

Ukraina Adopsi Crypto Lewat Mata Uang Digital

Menurut kabar yang beredar, perencanaan ini sudah cukup matang, dan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pemerintah Ukraina menyatakan,

“Kami sudah bersiap meluncurkan uji coba tahap awal, nantinya pembayaran gaji karyawan Kementerian Transformasi Digital, akan menggunakan Hryvnia Elektronik.”

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara dimana pemerintah Ukraina mengaku sebagai negara dengan adopsi aset virtual tertinggi di dunia.  

Saat ini walau pernyataan resmi baru hanya terkait mata uang digital bank sentral, Pemerintah Ukraina masih terbuka untuk adopsi crypto.

Hal ini disebabkan Ukraina yang memiliki pandangan terbuka terhadap inovasi dan juga tidak ingin membatas pertumbuhan digital di negaranya.

Selain untuk membayar para pihak di kementerian tersebut, Ukraina mengabarkan bahwa mata uang digital tersebut akan memiliki kegunaan lain.

Kegunaan tersebut adalah untuk menjadi alat transaksi untuk dana sosial dan juga dana bantuan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Namun untuk saat ini, mata uang digital tersebut masih dalam tahap uji coba akibat masih ada beberapa hal untuk memastikan semua berjalan lancar.

Pihak kementerian tersebut juga menyatakan bahwa saat ini Ukraina sedang belajar dari beberapa negara lain yang sudah menjalankan mata uang digital bank sentralnya.

Nantinya pemerintah juga akan mengadopsi teknologi smart contracts pada blockchain untuk memastikan transparansi dan mencegah korupsi.

Peringkat Pertama di Dunia?

Banyak pihak yang meragukan tentang pernyataan pemerintah Ukraina sebagai negara dengan adopsi aset virtual terbesar di dunia.

Untuk membuktikan pernyataan tersebut, terdapat data dari Chainalysis mengenai laporan adopsi crypto secara global.

Menurut laporan tersebut, Ukraina berada di peringkat empat dari adopsi aset virtual di seluruh dunia.

Selain itu, menurut laporan tersebut, Ukraina juga berada di peringkat enam dalam adopsi crypto secara ritel.

Namun kabar baiknya, perdagangan crypto di Ukraina melalui platform P2P telah mengalami kenaikan volume yang signifikan.

Dikabarkan bahwa Ukraina berada pada peringkat 40, jauh di atas beberapa negara maju seperti Cina dan juga Amerika.

Saat ini Ukraina sedang dalam tahap perancangan regulasi untuk mengatur adopsi crypto di negaranya, yang dikabarkan akan selesai pada akhir 2021.

Kemungkinan besar, Ukraina akan melegalkan transaksi crypto di negaranya akibat tingginya ketertarikan oleh masyarakatnya.

Namun kepastian baru akan keluar di akhir 2021, nampaknya bersama dengan mulai besarnya penggunaan mata uang digital di negara tersebut.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.