Berita Blockchain · 5 min read

Uji Coba Upgrade Shanghai, Developer Ethereum Lakukan Shadow Fork

Ethereum Shadow Fork

Merujuk thread Twitter (23/2/23) milik developer Go-Ethereum, Marius Van Der Wijden, menyatakan pihaknya telah berhasil menciptakan ekosistem uji coba terakhir dari upgrade Shanghai yang dinamakan shadow fork.

Apa Itu Shadow Fork?

Secara umum, shadow fork merupakan cabang dari mainnet atau pun salinan dari blockchain yang digunakan untuk menjalankan tes sebelum meluncurkan testnet publik.

Shadow fork Mainnet memungkinkan developer untuk menguji kekurangan desain dan memperbaiki masalah yang belum terselesaikan. 

Tes yang dilakukan pada Senin (23/2/23), meninjau peningkatan Ethereum yang akan datang, juga memperkenalkan penarikan ETH yang di-staking ekosistem Ethereum. Ini dilakukan dengan cara, menyalin data dari protokol ke ekosistem pengujian melalui sejumlah fork.

Shadow fork berhasil diterapkan dengan beberapa hambatan kecil, pada software yang digunakan oleh node untuk mengoperasikan blockchain. Namun, Van Der Widjen mengatakan bahwa hal tersebut sudah diperbaiki. Setelah tahap mainnet shadow fork selesai, testnet publik untuk Shanghai akan ditayangkan dalam beberapa hari mendatang.

Testnet baru dibuat untuk menguji kondisi yang diperlukan untuk Ethereum untuk melakukan withdrawal (penarikan). Namun, saat ini Ethreum sedang menonaktifkan penarikan dalam rangka upgrade sistem.

Baca Juga: Jelang Upgrade Shanghai, Jumlah Staking ETH Meningkat

Upgrade Shanghai

Upgrade Shanghai akan menjadi peningkatan selanjutnya di Ethereum sejak “The Merge” pada September 2022, yang mana saat itu blockchain beralih dari mekanisme konsensus proof of work (PoW) ke proof of stake (PoS).

Menurut Etherescan, adanya upgrade ini memungkinkan sekitar 16 juta Ether (diperkirakan senilai $26,6 miliar) yang telah di-staking ke dalam jaringan untuk dibuka.

Kekhawatiran Komunitas Terhadap Upgrade Shanghai

Komunitas kripto mengkhawatirkan, setelah upgrade Shanghai diterapkan sepenuhnya, ada potensi peningkatan tekanan jual pada ETH, namun jika mengacu pada penjelasan dari Ethereum Foundation, hanya enam validator yang dapat keluar per periode (setiap 6,4 menit, jadi 1350 per hari, atau hanya ~43.200 ETH per hari dari lebih dari 10 juta ETH yang di-staking).

Batas nilai ini menyesuaikan tergantung pada total ETH yang dikunci dan mencegah perpindahan dana secara massal. Jika semua proses ini berjalan lancar, maka penjualan ETH yang selesai di-stake tidak akan terjadi langsung dan membuat harga ETH memiliki risiko lebih kecil untuk anjlok.

Baca juga: Harga ETH $1,600, Apa yang Harus Investor Perhatikan Selanjutnya?

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Anggita Hutami

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.