Total Value Locked pada DeFi Ditaksir Mencapai Rp88 Triliun

Wafa Hasnaghina

20th August, 2020

Menurut sumber data on-chain, DeFi Pulse, nilai total USD yang terkunci pada protokol keuangan terdesentralisasi atau DeFi sudah melampaui 6 miliar USD atau setara dengan Rp41 Triliun.

Nilai tersebut naik beberapa kali lipat sejak tiga bulan lalu. Pertumbuhan eksponensial ini berkaitan dengan munculnya yield farming dan perilisan protokol Compound.

Penelitian terbaru dari pendiri Encode Club Damir Bandalo, menyebutkan angka lebih tepat ada di sekitar 3,5 miliar USD atau setara dengan Rp51 triliun yang dikunci pada 15 protokol DeFi teratas.

Total Value Locked pada protokol DeFi mungkin sulit untuk dihitung mengingat nilai satu dolar dapat membuatnya memiliki nilai berkali-kali lipat ketika sudah menjadi Value Locked atau terkunci dalam protokol. Misalnya, pengguna dapat mengunci Ether(ETH) pada MakerDAO, melakukan tokenisasi ke DAI, stablecoin berbasis USD terdesentralisasi. 

Kemudian pengguna dapat mengunci DAI yang sama di dalam protokol lain. Hal ini mengingat DeFi memiliki fasilitas yang mengizinkan penggunanya meminjamkan asetnya untuk digunakan pengguna lain untuk mendapatkan bunga dari aset yang telah ditokenisasi.

Total Value Locked Token Lain dalam DeFi

Hanya sekitar 3,85% Ether dan 0,18% Bitcoin (BTC) terkunci pada DeFi, artinya masih banyak ruang untuk tumbuh. Bentuk token paling populer adalah Wrapped Bitcoin (wBTC), tokenisasi Bitcoin pada jaringan Ethereum. Selain itu, sekitar 50% dari kapitalisasi pasar 274 juta USD dikunci pada protokol Compound. 

Baca juga: Apa itu Compound?

Ether masih menjadi mata uang kripto paling populer di ekosistem DeFi ini dengan jumlah hampir 50% dari Value Locked, sementara BTC hanya menyumbang sekitar 10%. Stablecoin lainnya juga menyumbang 33% dari Total Value Locked dan sisanya terdiri dari token ERC-20 lainnya seperti Basic Attention Token (BAT), Augur (REP), dan lainnya.

Terlepas dari Total Value Locked dalam ekosistem DeFi, jelas ruang ini masih akan tetap tumbuh. Kemungkinan Total Value Locked ini akan terus meningkat apalagi banyak fasilitas yield farming dan bentuk pinjaman dengan daya tarik lainnya terus bermunculan.

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini