
Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Altcoins · 6 min read
Magic Eden, marketplace NFT terkemuka berbasis Solana, resmi meluncurkan token native $ME pada 10 Desember 2024 pukul 21.00 WIB dan kini dapat diperdagangkan di berbagai exchange kripto, termasuk Binance. Namun, peluncuran ini diwarnai oleh penurunan harga yang signifikan setelah debutnya.
Menurut data CoinMarketCap, $ME diperdagangkan di harga awal US$6,70 dan sempat melonjak hingga US$13,24 sebelum anjlok 67% ke level terendah di US$4,30. Hingga artikel ini ditulis, $ME telah mengalami pemulihan ke level US$6,40, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$838 juta.
Token $ME dirilis dengan total pasokan 1 miliar, di mana 125 juta token tersedia untuk diklaim pengguna hingga 1 Februari 2025. Dari jumlah tersebut, 50% dialokasikan untuk insentif komunitas, termasuk 12,5% untuk airdrop awal. Sementara itu, sisa 50% ditujukan bagi kontributor dan peserta strategis.
Baca juga: Penjualan NFT Bulanan Naik Hingga Rp9 Triliun, Tertinggi Sejak Mei 2024
Penurunan harga token kripto pasca airdrop sering kali menjadi fenomena umum, terutama karena banyak pengguna langsung menjual alokasi token mereka setelah diklaim. Namun, dalam kasus token $ME, penurunan harga ini turut diwarnai dengan berbagai keluhan dari pengguna terkait proses klaim yang dianggap bermasalah.
Untuk mengklaim token, pengguna harus mengunduh aplikasi seluler Magic Eden, memindai kode QR dari perangkat desktop, menautkan wallet yang memenuhi syarat, dan akhirnya mengklaim alokasi airdrop. Perlu dicatat, token $ME tidak tersedia untuk pengguna yang berbasis di Amerika Serikat.
Beberapa pengguna melaporkan bahwa aplikasi sering macet, membuat proses klaim terhenti. Salah satu pengguna di X mengeluhkan bahwa aplikasi seluler Magic Eden gagal memproses klaim mereka. Keluhan serupa datang dari pengguna lain yang menyebut proses klaim terlalu rumit dan tidak intuitif.
Masalah lainnya adalah kebingungan mengenai perangkat yang dapat digunakan untuk klaim. Beberapa pengguna mempertanyakan apakah klaim hanya dapat dilakukan melalui aplikasi seluler atau juga bisa diakses melalui desktop.
“Apakah ini hanya bisa dilakukan melalui mobile? Atau saya juga bisa klaim di desktop? Di mobile, hanya ada tombol ‘klaim sekarang’ yang tidak bisa diklik, sementara desktop hanya menunjukkan ‘staking sekarang’,” tulis seorang pengguna di X.
Lebih lanjut, keluhan juga datang terkait waktu henti atau downtime pada situs web klaim airdrop, yang diduga akibat lonjakan lalu lintas yang tinggi dari pengguna yang berusaha mengambil token $ME mereka.
“Saya akan menyerahkan 50% dari airdrop $ME saya hanya untuk tidak pernah menggunakan aplikasi seluler ini lagi,” canda pengguna kripto wale.moca dalam postingannya di X.
Magic Eden menanggapi masalah ini sekitar tiga jam setelah proses klaim dimulai, menyatakan bahwa semua kendala kini telah diselesaikan.
Baca juga: Nike Raih Penjualan NFT Tertinggi di Dunia!
Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.
Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.
Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.