Token Burn Semakin Dekat, BNB Terbang ke Harga Tertinggi Baru!

Naufal Muhammad

13th April, 2021

Binance Coin (BNB) baru saja mengalami apresiasi yang signifikan lagi dan membentuk harga tertinggi baru.

Tercatat pada Senin, 12 April 2021, pukul 16.32 WIB, bahwa harga tertinggi baru BNB berada pada sekitar $638.44 atau Rp9,34 Juta.

Apresiasi ini terjadi dalam waktu yang cukup singkat sehingga memunculkan pertanyaan mengenai penyebab dari dorongan beli ini.

Token Burn BNB Menjadi Penyebab Utama Apresiasi

Nampaknya satu hal yang menjadi penyebab utama apresiasi ini terjadi secara cepat dan secara signifikan adalah Token Burn.

Token Burn sendiri adalah mekanisme dimana terjadi pengurangan persediaan BNB yang beredar dalam pasar crypto.

Hal tersebut menandakan adanya kelangkaan yang semakin meningkat akibat persediaannya yang berkurang.

Baca juga: Token Burning, Cara Unik Crypto Terhindar dari Inflasi

Dengan meningkatnya terus permintaan terhadap BNB akibat tingginya sentimen positif di sekitar ekosistem Binance, apresiasi harga menjadi satu hal yang tidak dapat dipungkiri.

CEO dari Binance, Changpeng Zhao, baru saja membuat cuitan di Twitter mengenai Token Burn ini. Ia menyatakan,

“Saat koin mengalami burn, koin tersebut hilang dari peredaran. Hal tersebut meningkatkan nilai dari koin tersebut. BNB Token Burn dalam beberapa hari ke depan! Bukan saran keuangan!”

Cuitan tersebut menandakan persediaan yang berkurang akan meningkatkan harga BNB akibat permintaannya yang masih tinggi.

Hal ini relevan akibat pasar crypto yang sangat bergantung pada permintaan dan penawaran untuk berubah dalam nilainya.

Sehingga sangat wajar jika mendekati Token Burn ini, BNB mengalami apresiasi karena banyak yang ingin memiliki sebelum koin itu langka.

Potensi Koreksi Sebelum Naik Kembali

Saat ini apresiasi sudah terlihat cukup tinggi, sehingga terdapat potensi koreksi sebelum harga dapat naik kembali.

Potensi ini terlihat dari sisi teknikal dimana harga baru saja keluar atau breakout dari zona apresiasi untuk naik lebih tinggi.

Sehingga ada kemungkinan untuk retest atau uji coba kembali zona apresiasi sebelumnya, sebelum harga dapat naik kembali.

Dari sisi fundamental, hal ini juga terdukung akibat kuatnya sentimen Token Burn.

Diperkirakan bahwa Token Burn ini akan terjadi pada sekitar 30 April 2021, sehingga masih terdapat dua pekan sebelum terjadi.

Namun terdapat rumor bahwa Token Burn dapat terjadi lebih cepat, sehingga saat ini hal yang bijak untuk dilakukan adalah menggunakan manajemen risiko jika ingin membeli.

Saat ini kemungkinan koreksi juga akan terjadi akibat tekanan jual dari para pihak yang mencari keuntungan setelah menyentuh harga tertinggi.

Grafik 4 Jam BNBUSD

Kemungkinan koreksi akan menuju $526 atau Rp 7,7 Juta hingga $484 Rp7,1 Juta sebelum naik kembali, jika batas bawah pada $568 atau Rp8,3 Juta berhasil dilewati.

Baca juga: BNB Sentuh Harga Tertinggi Baru! Waspada Potensi Koreksi

Jika koreksi berlanjut hingga melewati $405 atau Rp5,9 Juta koreksi akan semakin dalam, sehingga potensi apresiasi kembali menjadi semakin kecil dalam jangka pendek.

Indikator RSI dan MACD saat ini memperlihatkan bahwa harga sudah mulai jenuh sehingga memperkuat potensi koreksi.

Indikator MA Cross menunjukkan bahwa saat ini potensi koreksi juga menjadi semakin besar jika harga berhasil melewatinya.

Target jangka panjang jika berhasil naik kembali kemungkinan besar berada pada sekitar $1.032 atau Rpp15 Juta yang berada di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.