Coinvestasi Telegram Group Coinvestasi Telegaram Channel

Thailand Melacak Pembayaran Pajak Menggunakan Blockchain

Aulia Medina     Tuesday, November 13 2018

Departemen Pendapatan Thailand mengungkap rencananya untuk melacak pembayaran pajak menggunakan blockchain dan machine learning, seperti ditulis berita lokal Bangkok Post. Ekniti Nitithanprapas, Direktur Jendral Departemen Pendapatan, mengatakan bahwa blockchain akan digunakan untuk verifikasi keabsahan pajak yang telah dibayarkan dan mempercepat proses pengembalian pajak.

Machine learning akan membantu memperlihatkan penipuan pajak dan membuatnya lebih transparan. Sistem pengumpulan pajak digital berbasis teknologi modern ini merupakan prioritas utama pemerintah Thailand.

Ekniti, yang merupakan Penasehat Ekonomi Internasional dalam Kantor Kebijakan Fiskal untuk Kementrian Keuangan Thailand sejak 2015, tidak mengungkapkan kapan eksperimen dengan blockchain ini akan dimulai atau solusi tertentu yang akan digunakan.

Artikel terkait: Bitcoin Telah Diterima di Pattaya Beer Garden (Thailand)

Departemen Pendapatan Thailand mengikuti jejak Kementrian Perdagangan Thailand dalam hal pemakaian teknologi, kementrian merilis bulan lalu bahwa mereka akan menguji coba solusi desentralisasi dalam hak cipta, pertanian, dan keuangan perdagangan. Pejabat Thailand yang menangani project ini menjelaskan bahwa studi kelayakan blockchain akan merujuk untuk memproses identitas digital, manajemen pendaftaran IP, dan keamanan juga dengan smart contract.

Industri keuangan Thailand juga memiliki taruhan dalam menyebarkan network blockchain. Pada Oktober, bank Thailand, Siam Commercial Bank, bermitra dengan perusahaan konsultan manajemen global, Accenture, merilis platform blockchain untuk rantai pasokan.

Pada September, bank terbesar keempat di Thailand, Kasikornbank, bermitra dengan program Visa B2B Connect untuk menyediakan solusi blockchain untuk pembayaran antar bank.

Sumber: Cointelegraph