Telcoin Naik 300% Setelah Integrasi ke Jaringan Polygon

Naufal Muhammad

6th May, 2021

Telcoin (TEL) baru saja menyentuh harga tertingginya pada sekitar $0,0286 yang membuat apresiasinya sekitar 300% hanya dalam seminggu.

Apresiasi ini juga membuat TEL bergerak naik sekitar 4.100% sejak 1 Februari 2021.

Apresiasi ini terlihat terjadi setelah adanya pembaruan pada protokol dan juga adanya migrasi penguatan implementasi layer-2.

Pembaruan Protokol Remitansi

Telcoin yang bergerak sebagai salah satu proyek yang bergerak untuk memberikan jasa remitansi atau perpindahan uang antar negara terlihat baru saja melakukan pembaruan.

Pembaruan tersebut adalah tambahan akses untuk protokol menggunakan jasa remitansi antara Filipina dan Kanada.

Namun yang membuat harganya naik adalah sentimen positif dari adanya pembaruan untuk menuju versi baru atau V2.

Peluncuran V2 termasuk versi baru yang tersedia pada iOS dan juga Android yang dapat diunduh pada smart phone individu.

Menurut pihak Telcoin, Kanada adalah salah satu dari empat negara yang menjadi tujuan utama untuk tujuan jasa remitansi fiat yang diberikan.

Beberapa negara lainnya yang dikabarkan menjadi target berikutnya adalah Singapura, Australia, dan Amerika.

Telcoin sendiri mengalami apresiasi pada akhir Februari 2021 setelah CEO Paul Neuner muncul pada acara pemerintah Negara Bagian Nebraska.

Dalam acara tersebut, Neuner membicarakan tentang potensi di sektor teknologi keuangan atau Fintechdan bagaimana sektor desentralisasi seperti Telcoin dapat membantu.

Implementasi Layer-2 Mendorong Harga TEL

Setelah Maret dan April 2021 bergerak secara stagnan, TEL naik signifikan setelah adanya kabar melantai di bursa terdesentralisasi (DeX) QuickSwap.

QuickSwap sendiri bergerak pada Polygon yang memanfaatkan implementasi Layer-2 pada blockchain Ethereum.

Hal tersebut membuat adanya transaksi yang lebih cepat dalam jaringan Ethereum yang membuat bursa tersebut dapat mengeksekusi volume transaksi lebih tinggi.

Dampaknya kepada TEL adalah harganya mengalami apresiasi akibat volume transaksi yang juga lebih tinggi setelah ada sentimen positif sebelumnya.

Akibat rendahnya biaya dari jaringan Polygon (MATIC) dan keuntungan yang tinggi pada imbal hasil untuk pemberi likuiditas TEL di QuickSwap, harganya terus naik.

Menurut data dari Cointelegraph, TEL menjadi satu crypto yang sedang mengalami ketertarikan tinggi di kalangan investor global.

Data tersebut terlihat dari data VORTECS yang berisi beberapa data dari aktivitas di pasar seperti sentimen sosial media dan juga volume transaksi.

Seperti yang terlihat yang terlihat pada grafik di atas, harga TEL terus naik bersama dengan melantainya di QuickSwap.

Dengan semakin banyaknya adopsi remitansi oleh Telcoin dan lingkungan Layer-2 di QuickSwap yang rendah biaya, TEL berpotensi naik lebih tinggi.

Sebagai sebuah teknologi dalam ekosistem blockchain yang adopsinya terus naik, Telcoin berpotensi menjadi crypto yang berperan besar di ekosistem pembayaran.

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.