Solana Salip Cardano, Siap-siap ATH Lagi!

Rossetti Syarief

3rd November, 2021

Sama-sama digadangkan sebagai “Ethereum Killer”, Solana yang sebelumnya tertinggal, berhasil salip Cardano setelah mendukung smart contract di jaringannya serta alami kenaikan harga sebesar 7% selama 24 jam terakhir.

Menurut data dari CoinGecko, Solana resmi menduduki tahta peringkat 5 papan Cryptocurrency hari ini.

Sementara itu, koin ADA memang mengalami kenaikan 2% di saat bersamaan. Namun, itu tidak bisa mengimbangi Solana karena penurunannya 8% minggu lalu.

Kapitalisasi pasar Solana juga ikut salip Cardano dengan nilai di atas $64 miliar, sementara Cardano hanya bernilai $63,5.

Solana juga terpantau lebih cepat memperbaiki ekosistem nya dari pada Cardano. 

“Bergerak dengan cepat” mengikuti prinsip “Ethereum Killer”

Sebut saja smart contract, aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi), NFT, dan sejenisnya sudah ada di jaringan Solana.

Solana Salip Cardano

Perlu dicatat, bahwa reli parabola Cardano mendingin setelah peluncuran Smart Contractnya sendiri pada bulan September. 

Bulan lalu, sementara sebagian besar cryptocurrency mencatatkan keuntungan yang cukup besar, namun koin ADA kehilangan sebagian nilainya.

Dengan peningkatannya hari ini, bau bau All Time High untuk Solana semakin pekat tercium.

Grafik Harga Solana

Sangat disayangkan, Cardano harus turun hingga 36,3% dari ATH bernilai $3,09 pada 2 September lalu. Sementara Solana, hanya mengalami penurunan sebesar 1,2% dari ATH-nya di angka $219,05 sekitar delapan hari yang lalu.

Cardano Tidak Berhenti Disitu

Meskipun Cardano telah kehilangan tahtanya sebagai TOP5 papan cryptocurrency, bukti kepemilikan blockchain ADA sekarang mencapai 2 juta wallet.

Cardano Foundation mengumumkan pada 2 November, bahwa lebih dari dua juta wallet kini telah dibuat di Cardano. Jaringan tersebut melampaui rekor 1 juta wallet yang sebelumnya terjadi pada akhir Mei. 

Kemudian, pengembang Cardano, IOHK, juga meluncurkan infrastruktur untuk memperkenalkan smart contract bertenaga Plutus di platform sebagai bagian dari pembaruan Alonzo. 

Alonzo membawa Cardano head-to-head dengan blockchain lain yang mendukung smart contract seperti Ethereum, yang memungkinkan pengembang untuk membangun aplikasi terdesentralisasi dan token non-fungible (NFT).

Pendiri Cardano sendiri, Charles Hoskinson, baru-baru ini dikabarkan berbicara tentang arsitektur Hydra yang ditujukan untuk mengatasi penskalaan blockchain. 

Dia mengungkapkan bahwa mereka akan menambahkan lebih banyak sumber daya ke hydra karena itu adalah prioritas tinggi.

Disclaimer: Artikel ini merupakan berasal dari berbagai sumber dan pandangan penulis, artikel ini bukan ajakan untuk investasi. Semua keputusan ada di tangan pembaca dengan mengetahui segala keuntungan dan resikonya.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik