Berita Exchange · 6 min read

SEC Minta Coinbase Hentikan Perdagangan Kripto Kecuali Bitcoin

Selasa, 01 Agustus 2023
SEC vs Coinbase
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

CEO Coinbase Brian Armstrong mengatakan bahwa Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) pernah meminta untuk menghapus sebagian besar aset kripto di platformnya. Tetapi, Armstrong menolak permintaan tersebut karena SEC tidak menyampaikan landasan yang kuat.

SEC Minta Coinbase Hapus 250 Aset Kripto

Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) meminta Coinbase untuk menghapus 250 aset kripto di platformnya kecuali Bitcoin (BTC). Permintaan itu disampaikan sebelum SEC mengajukan gugatan kepada Coinbase pada Selasa (6/6). Informasi ini diungkapkan langsung oleh CEO Coinbase Brian Armstrong pada wawancara bersama Financial Times (31/7).

Baca Juga: SEC Gugat Coinbase, Harga Kripto Justru Menguat!

Menurut keterangan Brian, SEC meyakini bahwa seluruh aset kripto dikategorikan sebagai sekuritas kecuali BTC. Saat ditanyai mengenai landasan dari keyakinan tersebut, SEC mengatakan “Kami tidak akan menjelaskannya kepada Anda; Anda perlu menghapus setiap aset selain Bitcoin.”

Pernyataan serupa pernah diungkapkan Ketua SEC Gary Gensler dalam sebuah wawancara Majalah New York pada Senin (27/2). Saat itu ia menyatakan “segala sesuatu selain Bitcoin” adalah sekuritas di bawah wewenang SEC.

Brian menolak permintaan SEC karena ia meyakini bahwa menyetujui permintaannya berarti mengakhiri industri kripto di Amerika Serikat.

SEC: Itu Bukan Permintaan Resmi

Dilansir dari Financial Times, SEC mengatakan bahwa divisi penegakan tidak membuat permintaan untuk “menghapus aset kripto” dari perusahaan secara resmi. Namun, stafnya hanya berbagi pandangan terkait tindakan yang mungkin melanggar undang-undang sekuritas.

“Dalam proses penyelidikan, staf dapat berbagi pandangannya sendiri tentang perilaku apa yang dapat menimbulkan pertanyaan untuk komisi di bawah undang-undang sekuritas,” ungkap perwakilan SEC, mengutip laporan Financial Times.

Pengawasan industri kripto di Amerika Serikat saat ini belum sepenuhnya dipegang oleh satu regulator. Namun, undang-undang baru yang akan memberikan wewenang pengawasan kripto kepada Komisi Perdagangan Komoditas Berjangka (CFTC) telah disetujui oleh DPR AS pada Senin (27/7). Kedua regulator, baik SEC maupun CFTC telah mengajukan gugatan kepada exchange kripto terkemuka Coinbase.

Baca Juga: Beda Pendapat Regulator AS Soal Ethereum Sebagai Komoditas atau Sekuritas

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Anggita Hutami

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.