
Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Industri · 7 min read
Siklus bull market kripto yang dinantikan pada 2025 bisa menghadapi tantangan besar, dengan analis menyebut setidaknya tiga risiko yang masih mengancam kondisi pasar kripto tahun ini.
Terlepas dari koreksi pasar baru-baru ini, sebagian besar analis kripto memperkirakan akan ada siklus kenaikan yang mencapai puncak tertinggi baru pada kuartal kedua dan ketiga 2025. Prediksi harga Bitcoin dalam siklus ini berkisar antara US$126.000 hingga lebih dari US$180.000.
Kendati demikian, seperti yang dikutip dari Cointelegraph pada Senin (17/3/2025), Co-Founder Tezos, Arthur Breitman, menyoroti bahwa setidaknya ada tiga ancaman yang masih mewarnai pasar kripto. Simak selengkapnya di bawah ini.
Baca juga: Bitcoin Diprediksi Sentuh Rekor US$126.000 pada Juni 2025
Faktor makroekonomi global saat ini masih menjadi bayang-bayang yang menghantui pasar kripto. Kekhawatiran akan resesi ekonomi di Amerika Serikat menjadi salah satu risiko terbesar yang dapat mempengaruhi pergerakan harga aset digital.
Arthur Breitman menyoroti bahwa pasar kripto masih memiliki korelasi kuat dengan saham teknologi. Jika ekonomi AS mengalami resesi, banyak investor besar kemungkinan akan menarik dananya dari aset berisiko, termasuk kripto. Aksi jual besar-besaran ini bisa memicu penurunan harga, memperlambat laju pertumbuhan bull market, dan membuat investor ragu untuk kembali masuk ke pasar.
Selain itu, ketegangan geopolitik dan kebijakan perdagangan AS juga berkontribusi pada ketidakpastian ekonomi. Kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh Presiden AS, Donald Trump, serta tindakan balasan dari negara lain telah memperburuk prospek ekonomi global.
Baca juga: Permintaan Bitcoin Sentuh Titik Terendah di 2025
Breitman menyoroti bagaimana banyak proyek kripto saat ini beroperasi dalam ekosistem yang berputar-putar tanpa menghasilkan nilai nyata.
Sebagian besar dana hanya berpindah dari satu proyek ke proyek lainnya dalam sektor DeFi, menciptakan ekonomi sirkular yang rapuh. Tanpa adanya inovasi atau utilitas yang jelas, model ini berisiko runtuh ketika kepercayaan pasar menurun.
Breitman juga menambahkan bahwa perbedaan utama antara industri kripto dan pasar saham adalah bahwa pasar saham dibangun di atas bisnis yang menghasilkan pendapatan. Sebaliknya, industri kripto masih kekurangan “landasan ekonomi yang kuat,” sehingga menjadikannya lebih rentan terhadap volatilitas dan ketidakpastian.
Baca juga: Standard Chartered: Pergerakan Bitcoin Ikuti Tren Aset Berisiko
Tren meme coin yang meledak di pasar kripto juga menjadi ancaman tersendiri. Fenomena ini sering kali menarik likuiditas dari proyek-proyek yang lebih mapan, menyebabkan volatilitas tinggi.
Misalnya, Solana mengalami arus keluar dana lebih dari US$485 juta pada Februari 2025 setelah serangkaian kasus rug pull pada proyek meme coin di launchpad Pump.fun. Jika tren ini terus berlanjut, pasar bisa semakin tidak stabil dan sulit diprediksi.
Baca juga: CoinGecko: Hype Meme Coin Meredup Usai Kasus LIBRA
Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.
Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.
Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.