Airdrop crypto · 8 min read

Renzo ezETH Depeg Pasca Umumkan Airdrop

Rabu, 24 April 2024
renzo
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Renzo Protocol, platform Ethereum restaking dengan token liquid restaking (LRT) ezETH, mengalami de-pegged hingga ke level 0,21 ETH per ezETH. Peristiwa ini terjadi beberapa jam setelah proyek mengumumkan detail tokenomics dan airdrop token governance Renzo (REZ).

Renzo ezETH Alami Depeg

Pasang perdagangan LRT Renzo (ezETH) terhadap Ethereum (ETH) teramati mengalami de-pegged paling dalam di DEX Uniswap. Nilai ezETH sempat menyentuh harga terendah 0,21 ETH per ezETH. Namun, harga kembali naik dengan cepat walaupun belum kembali sepenuhnya ke rasio 1:1.

renzo ezeth
Gambar: Grafik harga ezETH-ETH di Uniswap.

Kejadian ini berakibat kerugian bagi para pengguna platform lending, yakni mereka yang menjadikan ezETH sebagai jaminan untuk meminjam aset lain, umumnya ETH untuk menetralkan posisi.

Alih-alih posisi yang seharusnya netral akibat menjaminkan ezETH terhadap ETH (yang seharusnya 1:1), pengguna mengalami likuidasi akibat tingkat pinjaman (health rate) menyentuh angka likuidasi.

Salah satu protokol lending, Gearbox, yang menerima ezETH sebagai jaminan, mengalami total 115 akun dan 10.650 ezETH yang terlikuidasi. Proses likuidasi secara otomatis terjadi ketika ezETH mengalami de-pegged.

Baca juga: Analis Sebut Liquid Restaking Berpotensi Menjadi Skema Ponzi

Airdrop Renzo yang Dianggap Buruk

Beberapa jam sebelum kejadian de-pegged, Renzo mengumumkan tokenomics dan airdrop token governance Renzo (REZ). Pengumuman ini datang setelah exchange kripto Binance mengumumkan token REZ sebagai token ke-53 di Binance Launchpool.

renzo tokenomics
Gambar: Alokasi token REZ sebelum revisi gambar. Sumber: Renzo.

Melalui akun resmi X, proyek ini sempat memposting diagram pie yang berisikan alokasi token REZ. Postingan ini mendapatkan banyak kritikan, tidak hanya dari besar alokasi kepada insider tetapi juga perkara gambar diagram yang tidak sesuai dengan besaran alokasi yang dituliskan.

“2,5% yang digabungkan, sama besarnya dengan gambar 20%”, ungkap salah satu pengguna X.

“Hi Renzo, aku membuatkan diagram yang benar untukmu, ini hanya memerlukan waktu tiga menit bagiku”, ungkap pengguna X lainnya.

Salah satu influencer kripto populer di X, Levi (@0xCaptainLevi), mengungkapkan bahwa pembagian alokasi yang dilakukan sangat tidak adil terhadap pengguna dan hanya mementingkan tim dan investor.

“250 ribu pengguna yang mendepositkan akumulasi US$3,5 miliar dalam ETH sejak 6 bulan, hanya mendapatkan 2,5% airdrop, sama seperti peserta Binance Launchpool selema 7 hari […] Sementara, tim dan investor mendapatkan jumlah signifikan 65% alokasi token” tulis Levi dalam postingannya.

Sebelum Renzo, platform Ethereum restaking lainnya, Ether.fi telah lebih dulu melakukan airdrop dan mendapatkan kritikan dari komunitas tentang alokasi, sebelum airdrop diluncurkan. Tim Ether.fi melakukan revisi mengenai alokasi dan mayoritas puas dengan hasil akhir yang diberikan.

Per artikel ini ditulis (24/4/24), pihak Renzo hanya merevisi gambar diagram dan belum ada tanda-tanda pengubahan alokasi distribusi token.

Baca juga: EtherFi Revisi Distribusi Airdrop 60 Juta Token Usai Diprotes Pengguna

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Ary Palguna

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.