Berita Industri · 5 min read

Analis Sebut Liquid Restaking Berpotensi Menjadi Skema Ponzi

Selasa, 06 Februari 2024
liquid restaking ponzi
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Analisis kripto populer pada platform X, Miles Deutscher mengungkapkan bahwa tokenomic dari proyek liquid restaking mirip seperti skema Ponzi pada DeFi.


Dalam sebuah postingan X, Deutscher mengungkapkan pandangannya terkait sektor yang sedang booming yakni liquid restaking. Ia mengatakan bahwa “liquid restaking adalah versi ponzi di siklus kali ini.”

Baca juga: Mengenal Ethereum Restaking, Narasi Potensial 2024

“Saya melihat restaking sebagai versi berikutnya dari skema Ponzi DeFi […] Naratif restaking dalam pandangan saya sangat mengingatkan pada protokol Ponzi DeFi tahun 2021. Ketika orang mengambil risiko lebih banyak, mereka mencari imbal hasil berlebih.”

Menurutnya proyek-proyek restaking seperti EigenLayer, berdasarkan penjelasan tokenomiknya tampak seperti skema Ponzi pada pandangan pertama.

EigenLayer Sebabkan Euforia Restaking

Deutscher juga menambahkan bahwa potensi airdrop EigenLayer, protokol liquid restaking terbesar, menjadi penyebab euphoria pengguna untuk terjun menggunakan protokol, selain mencari imbal hasil (yield).

liquid restaking
Gambar: TVL EigenLayer. Sumber: DefiLlama

Meskipun terdapat perdebatan terhadap keberadaan protokol restaking, EigenLayer sebagai protokol restaking terbesar dari segi total nilai terkunci (TVL), telah mencetak TVL lebih dari US$3,6 miliar sejak diluncurkan pada Juni 2023 lalu.

Bahkan perkembangan terbaru, EigenLayer membuka kuota untuk pengguna yang ingin melakukan restaking. Tercatat sebanyak 300.000 token dalam bentuk liquid staking token (LST) Ethereum masuk menuju protokol dalam 30 menit pertama setelah pembukaan kuota.

Platform restaking populer termasuk KelpDAO, ether.fi, dan Renzo yang terintegrasi dengan EigenLayer, juga telah mengumpulkan TVL yang mengesankan, yakni lebih dari US$1 miliar secara gabungan.

Baca juga: Sektor Liquid Restaking Memanas, TVL Tembus US$1,74 Miliar

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Ary Palguna

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.