Berita Altcoins · 8 min read

Remaja Kanada Ini Terlibat Pencurian Kripto $50 Juta

Rabu, 22 Januari 2020
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Seorang remaja berusia delapan belas tahun dari Montreal menghadapi empat dakwaan kriminal yang berhubungan dengan SIM-Swap senilai $50 juta yang menargetkan para pemegang cryptocurrency.

Peretas, Samy Bersaci, dituduh oleh otoritas Kanada sebagai bagian dari lingkaran pencuri yang telah mencuri jutaan dolar dalam cryptocurrency di Amerika dan Kanada.

Pencurian itu dikatakan terjadi pada musim semi tahun 2018, perwakilan polisi Québec Hugo Fournier mengatakan bahwa para peretas bertanggung jawab atas pencurian $50 juta  dan $300.000 di Kanada.

Bersaci ditangkap di Kota  Victoria yang terletak di bagian barat Kanada pada November 2019. Bulan berikutnya, ia dibebaskan dengan jaminan 200.000 dolar Kanada ($153.000) dan dilarang mengakses perangkat online apapun, termasuk konsol game, atau perangkat yang memiliki kemampuan dan menukar dari cryptocurrency.

Majalah Infosecurity melaporkan bahwa banyak orang yang diduga menjadi sasaran para peretas telah menghadiri konferensi Konsensus di New York. Rob Ross, korban pertukaran SIM dan manajer StopSIMCrime.org, mengatakan kepada Infosecurity Magazine bahwa peretas mencari dan melihat target di acara tersebut.

Baca juga : Pencurian Aset Kripto Meningkat 150% di 2019

Korban Dari Kasus Pencurian Kripto

Korban yang berhasil diidentifikasi dari kasus pencurian crypto ini adalah Don dan Alex Tapscott, pengusaha kripto Kanada dan salah satu penulis buku “Blockchain Revolution: How the Technology Behind Bitcoin Is Changing Money, Business, and the World.”

Don Tapscott mengkonfirmasi kepada The Star bahwa mereka telah ditargetkan oleh skema pencurian tersebut, namun menyangkan jika peretas telah berhasil mengambil asetnya.

“Kami dapat mengonfirmasi bahwa tahun lalu seorang peretas berusaha mencuri aset crypto dari perusahaan kami. Upaya itu tidak berhasil. Kami bekerja sama dengan polisi dan terkesan dengan tekad mereka untuk menangkap pelaku dan  membawa mereka ke pengadilan, ” ujarnya dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Remaja di AS Curi Bitcoin Senilai Rp79 Miliar, Hakim Ajukan Tuntutan!

Apa itu SIM-swapping?

Sim Swap adalah modus yang digunakan peretas untuk mengambil alih berbagai akun media sosial, perbankan dan lain sebagainya dengan menggunakan nomor kartu SIM.

Seperti yang diketahui, kini nomor SIM digunakan untuk beberapa keperluan, dan syarat untuk mengakses berbagai aplikasi.  Dengan mendapatkan nomor SIM korban peretas dapat leluasa untuk mencuri uang, data dan lain-lain.

Sumber

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Anisa Giovanny

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.