Rekor Penjualan Karya Seni $318 Juta pada Blockchain di Balai Lelang Christie’s

Naufal Muhammad

5th May, 2021

Sebuah pencapaian dalam penggunaan blockchain telah terjadi berupa pencatatan bersejarah dari penjualan karya seni yang memecah rekor, dalam blockchain.

Pada 13 November, penjualan koleksi Barney A. Ebsworth di rumah lelang ternama Christie’s di New York mencapai total $317.801.250. Penjualan ini menjadi lelang seni paling berharga yang pernah dilakukan dalam blockchain. Tertulis dalam siaran pers mengenai lelang tersebut, Christie’s mengungkap bahwa lelang ditangani bersama dengan penyedia teknologi yang fokus pada seni, Artory, menggunakan blockchain mereka yang terdaftar untuk menyimpan informasi lelang.

Angka Penjualan yang Memecah Rekor

Pada penjualan malam ini, terdapat beberapa rekor penjualan untuk karya seni Amerika. Setidaknya terdapat tiga belas rekor lelang yang terjadi, dengan karya seni Edward Hopper berjudul Chop Suey mengambil tempat pertama sebesar $91.875.000. Peserta-peserta lelang berasal dari 23 negara yang menawar untuk koleksi seni yang dikurasi oleh kolektor ternama Barney A. Ebsworth, yang memiliki karya seni dari seniman terkenal seperti Jackson Pollock, William de Kooning, Charles Demuth, dan Georgia O’Keeffee.

Artikel terkait: Rumah Pelelangan Seni Adopsi Blockchain

Secara keseluruhan, terdapat 42 karya seni yang dilelang, dengan implementasi blockchain Ethereum privat mencatat semua detil penjualan. Blockchain yang dikenal sebagai The Registry mencatat semua informasi signifikan dari sebuah karya seni seperti penjualan, harga akhir, tanggal lelang, nama karya, daftar restorasi dan pencurian. Informasi yang tidak tersimpan adalah identitas pemilik, yang memastikan bahwa privasi para kolektor seni dan investor sangat dihormati.

Pada prosesnya, semua pembeli prospektif memiliki rekaman digital yang aman dan kekal serta sejarah karya seni yang mereka beli. Hal ini memastikan bahwa mereka tidak kehilangan uang dengan membeli karya seni palsu. Setiap karya seni terjual, sebuah sertifikat digital akan terbuat, yang meningkatkan jaminan pembeli dan membantu Christie’s memastikan bahwa hanya karya seni asli yang dilelang dalam premisnya.

Pada Oktober, Christie’s mengumumkan kerjasama dengan Artory untuk mendaftarkan penjualan karya seni dan meningkatkan transparansi dalam karya seni dan ruang lelang yang bisa dikoleksi. Menurut informasi yang diungkapkan pada saat itu, penjualan koleksi Barney A. Ebsworth diharapkan mencapai lebih dari $300 juta yang akan menjadi implementasi pertama dari kerjasama tersebut. Rumah lelang berusia 252 tahun ini ingin membangun performa impresif pada 2018 karena pada tengah tahun pertama telah melakukan lelang seni mencapai $4.04 miliar.

Pada Kamis (22/11), sebanyak 49 karya seni dari koleksi Barney A. Ebsworth, dijelaskan sebagai ‘koleksi privat paling penting bagi Seni Amerika Abad Ke-20’, akan disiapkan untuk lelang, dengan solusi pencatatan blockchain dari Artory akan kembali digunakan.

Sumber: CCN

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.