Berita Blockchain · 6 min read

Polygon dan Ethereum Jadi Blockchain Terfavorit di Sektor Web3 Gaming!

Blockchain Ethereum dan Polygon

Wilayah Asia berpotensi mendominasi sektor web3 gaming hingga 80%. Saat ini, perusahaan-perusahaan gim terkemuka yang berbasis di Asia seperti Sony, Bandai Namco, Sega, dan Netmarble, mulai merencanakan beberapa proyek berbasis web3 gaming.

Perusahaan-perusahaan game tersebut mulai melirik pemanfaatan token non-fungible (NFT), sistem kepemilikan aset, hingga teknologi blockchain untuk memperluas basis pengguna mereka.

Baca Juga: 9 Perusahaan Game di Asia Ini Mulai Proyek Web3 Gaming

Blockchain Favorit Web3 Gaming

Menurut data studi DappRadar, sebanyak 30,8% dari studio game web3 yang disurvei memilih Polygon sebagai blockchain favorit mereka, diikuti oleh Ethereum dengan persentase 9,2%.

Polygon dan Ethereum menjadi blockchain favorit dalam industri game web3 karena keduanya menawarkan kemampuan yang kuat untuk membangun aplikasi terdesentralisasi, keamanan yang tinggi, dan dukungan developer community yang besar.

Selain itu, keduanya juga menawarkan kemampuan untuk mengelola non-fungible token (NFT) yang menjadi aspek penting dalam game web3.

Kedua blockchain ini juga telah terbukti dapat menangani volume transaksi yang tinggi dan memiliki infrastruktur yang andal untuk memastikan pengalaman bermain gim yang lancar dan aman.

Baca Juga: Pengguna Harian Polygon Kalahkan Ethereum, Transaksi Naik 148%

Berbeda dari blockchain favorit di sektor Web3 gaming, blockchain yang paling banyak digunakan dalam industri ini menurut situs PlayToEarn adalah Binance (44%), Ethereum (24,3%), dan Polygon (16,4%). Sedangkan blockchain lainnya yang juga populer dalam pengembangan gim web3 meliputi Solana dan Immutable-X.

Genre Gim RPG Paling Disukai di Asia

Laporan DappRadar juga menyatakan bahwa game RPG telah menjadi genre yang disukai di pasar gim Asia. Pengembang jenis permainan ini memiliki peluang besar untuk mengembangkannya di regional Asia.

Beberapa contoh gim RPG populer di Asia adalah Final Fantasy dan Dragon Quest.

Gambar genre gim favorit di Asia. Sumber: DappRadar.

Genre game RPG dianggap sebagai kategori yang paling sesuai untuk mengadopsi teknologi web3 gaming dan blockchain.

Alasannya karena gim RPG melibatkan proses pembuatan dan pertukaran aset, sehingga teknologi blockchain dapat digunakan untuk memastikan keamanan dan transparansi dalam transaksi aset tersebut.

Daftar Game RPG Berbasis Web3

Berikut adalah beberapa gim RPG yang telah menggunakan teknologi blockchain berdasarkan data dari situs web Play to Earn.

  1. Axie Infinity: Dalam permainan ini, pemain mengendalikan makhluk digital yang disebut Axie, yang dapat diperebutkan dan diperdagangkan di pasar NFT. Axie Infinity juga memiliki mode PVP dan PVE yang menarik, serta turnamen dan hadiah besar untuk pemain yang berhasil mencapai tingkat tertentu.
  2. The Sandbox: Gim RPG dunia virtual yang memungkinkan pemain untuk membangun dunia mereka sendiri dan mengeksplorasinya dalam The Sandbox.
  3. My DeFi Pet: Gim RPG berbasis blockchain di mana pemain mengendalikan hewan peliharaan digital dan melatihnya untuk bertarung dalam pertarungan PVP. Setiap hewan peliharaan memiliki statistik dan kemampuan yang berbeda-beda, serta dapat ditingkatkan melalui penggunaan aset digital.
  4. Ember Sword: Gim RPG yang memungkinkan pemain untuk menjelajahi dunia yang luas, bertemu pemain lain, dan melakukan misi. Gim ini juga memiliki mode PVP yang menarik, di mana pemain dapat melawan satu sama lain untuk mendapatkan hadiah.
  5. My Neighbor Alice: Permainan ini mengusung konsep dunia virtual yang memungkinkan pemain untuk menjelajahi pulau-pulau dan bertemu warga di sana. Pemain dapat membangun rumah dan kebun mereka sendiri, serta mengumpulkan benda-benda dalam gim.

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Anggita Hutami

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.