Berita Regulasi · 6 min read

Permintaan SEC Ditolak Hakim, Aset Binance US Tak Dibekukan!

SEC ingin bekukan aset Binance US

Hakim Federal Distrik Columbia Amerika Serikat sementara menolak permohonan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) untuk mengeluarkan perintah penahanan sementara dan pembekuan aset Binance US, (14/6/23).

Baca Juga: SEC Minta Pengadilan Bekukan Aset Binance US

Argumen Persidangan Binance US Melawan SEC

Sebelum sidang dimulai, Hakim Distrik Columbia, Amy Berman Jackson, meminta pengacara dari kedua belah pihak untuk menjelaskan klasifikasi aset kripto secara mendasar.

Pengacara SEC, Matthew Scarlato, menjelaskan kepada hakim bahwa pihaknya telah mencantumkan beberapa contoh aset kripto yang dianggap sebagai sekuritas dalam gugatan.

Baca Juga: 61 Kripto Dicap Sekuritas oleh SEC, Dua Hal Ini Penyebabnya?

Namun, SEC juga mengatakan akan melakukan penilaian terhadap token kripto lainnya di waktu mendatang. Hakim kemudian mengajukan pertanyaan kepada Binance US, mengenai klasifikasi token BNB sebagai komoditas atau sekuritas. Pengacara Matthew Martens yang mewakili Binance US menjawab bahwa BNB adalah aset kripto.

Selama proses persidangan, pengacara SEC menyatakan bahwa platform global Binance diduga memiliki kendali pada kunci pribadi untuk memindahkan dana pelanggan.

Kemudian, Hakim Amy, menanyakan kebenaran atas dugaan itu kepada perwakilan Binance US. Tetapi, tampaknya penjelasan yang diberikan oleh Binance US semakin membuat Hakim Amy kebingungan dan frustrasi.

Pengacara SEC lainnya, Jennifer Farer, menyebut bahwa pernyataan yang disampaikan Binance US tidak konsisten. Binance US dituding mengubah penjelasan mengenai mekanisme penyimpanan dana kripto pelanggan di platformnya.

Binance dan pendirinya Changpeng Zhao pernah mengklaim bahwa Binance US beroperasi secara independen dari Binance global. Namun, SEC menduga Binance US secara diam-diam memberikan akses pelanggan AS ke platform Binance.

Menurut keterangan Binance US kepada SEC, ada perjanjian antara Binance US dan Binance terkait operasional perusahaan. Tetapi, dalam persidangan, Binance US mengatakan bahwa perjanjian tersebut ditangguhkan dan sudah tidak berlaku.

Pengacara SEC, Jennifer Farer, melihat adanya potensi Binance US untuk menghentikan bisnisnya. Maka itu, ia meminta pengadilan untuk mengeluarkan pembekuan aset dan perintah penahanan sementara.

Baca Juga: Chat Karyawan Binance Bocor ke Publik, CZ Beri Peringatan!

Pada akhirnya, hakim memutuskan untuk menolak kedua permohonan yang diajukan SEC hingga terbukti bahwa pihak Binance global dan pendirinya, Changpeng Zhao, memiliki akses ke kunci pribadi pelanggan.

Hakim Distrik Columbia, Amy Berman Jackson, menyatakan bahwa jika kedua belah pihak dapat mencapai kesepakatan mengenai batasan tertentu, maka tidak akan ada kebutuhan untuk perintah penahanan sementara.

Berdasarkan keputusan ini, pengadilan memberikan izin kepada pihak tergugat, yaitu Binance US, BAM Management, dan BAM Trading, untuk melanjutkan operasional bisnis mereka dengan mematuhi batasan-batasan yang ditetapkan oleh pengadilan.

Hakim Jackson juga memerintahkan Binance US untuk mengajukan daftar pengeluaran bisnis mereka ke pengadilan. Hakim memberikan waktu kepada SEC dan Binance US untuk mendiskusikan batasan-batasan operasional hingga 15 Juni 2023.

Baca Juga: Binance Gugat Balik SEC dan Tolak Semua Tuduhan

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Anggita Hutami

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.