Berita Altcoins · 8 min read

Paus Ethereum Bertambah Saat Penurunan Harga Terjadi

Selasa, 08 September 2020
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Selama penurunan harga beberapa hari ini, setidaknya ada 68 “paus” Ethereum baru yang masuk ke dalam jaringan.

Menurut pengguna Twitter Crypto Ali Martinez, data dari situs analitik Santiment menunjukan jumlah investor yang memegang Ether (ETH) dengan jumlah antara 1.000-10.000 Ether bertambah sebanyak 68 investor sejak 31 Agustus 2020 lalu. Hal ini terjadi bertepatan dengan penurunan harga ETH lebih dari 30% ke level terendah di $316,77, menurut data dari Coinmarketcap.

Pasar DeFi yang saat ini sedang berkembang pesat mendorong peningkatan permintaan untuk ETH semenjak bulan Juni lalu. Di sisi lain, hal ini juga membuat kenaikan biaya gas hingga mencapai ke tertingginya di 485 Gwei pada 1 September lalu. 

Saat ini, harga tersebut kembali menurun dan berada di kisaran 98 Gwei per transaksi menyusul penurunan harga mata uang crypto saat ini. Ditambah, proyek SUSHI yang anjol hingga 88% dalam 5 hari terakhir.

Selain itu, ETH tetap menjadi aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar dengan nilai hingga mencapai $39,7 miliar, disusul dengan Tether (USDT) yang menempati posisi ketiga dengan kapitalisasi pasar sebesar $14,17 miliar. 

Informasi ini dapat dibaca kembali di sini

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Anisa Giovanny

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.