NFT Semakin Booming, OpenSea Raup $13,3 M Volume Perdagangan

Rossetti Syarief

5th January, 2022

Pada hari Selasa kemarin tepatnya 4 Januari, NFT marketplace terkemuka OpenSea memberi pengumuman jika platform mereka telah mengumpulkan 300 juta Dolar dalam putaran pendanaan seri C dengan mengakumulasi $13,3 miliar volume perdagangan.

Dalam sebuah postingan blog, Devin Finzer selaku CEO dari platform tersebut mengatakan jika dana yang terkumpul akan digunakan untuk meningkatkan pengembangan produk dan mempekerjakan lebih banyak staf. 

Perusahan juga akan memberi semakin banyak dukungan pada pelanggan dan membantu perkembangan ruang NFT serta Web3 yang lebih besar.

“Visi kami adalah menjadi wadah bagi ekonomi digital baru untuk berkembang. Kami akan memulai tahun ini dengan menurunkan hambatan untuk masuk ke ruang NFT di OpenSea dan berinvestasi dalam ekosistem dan komunitas yang mendukungnya” kata Finzer dalam sebuah pernyataan melalui email.

Boom NFT Berbasis Ethereum Adalah Alasannya

Menurut sebuah laporan, volume perdagangan yang meningkat pada OpenSea senilai $13,3 miliar belum lama ini sebagian besar didorong oleh daya tarik NFT berbasis Ethereum yang semakin populer.

Sebut saja Bored Ape Yacht Club dan CryptoPunks, koleksi NFT yang dimiliki sederet selebritis papan atas.

Mengawali tahun 2022, OpenSea juga tidak menunjukan tanda-tanda penurunan eksistensi. Marketplace NFT tersebut bahkan menduduki peringkat tiga dengan NFT berbasis Ethereum yang mencatat volume perdagangan  $243 juta.

Sementara itu, volume perdagangan NFT berbasis Polygon juga meningkat dengan berperforma baik selama tiga bulan berturut-turut dengan pencapaian $76,1 juta pada bulan Desember.

Pergantian Struktur OpenSea Terbaru

Sebagai bagian dari penggalangan dana, Finzer mengungkapkan OpenSea telah menunjuk mantan eksekutif Facebook, Shiva Rajaraman, untuk menjabat sebagai kepala produk perusahaan yang baru.

Sebelumnya, Nate Chastain yang menjabat memegang jabatan tersebut. Namun Chastian harus diberhentikan karena melakukan penghianatan.

Rajamaran akan ditugaskan untuk membantu perusahaan mendukung NFT dari blockchain lainnya yang kemudian menghubungkan pengguna dengan alat untuk menemukan seni digital dan mengelola koleksi mereka.

Bulan lalu, OpenSea juga menyewa CFO baru dari Lyft bernama Brian Roberts. Namun sayang, kehadiran Roberts justru menuai beberapa kritik dari penggemar crypto ketika dia mengisyaratkan IPO tradisional.

Rossetti Syarief

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik

Rossetti memiliki minat menulis dalam berbagai sisi. Seperti menulis jurnal, artikel edukasi, artikel pemasaran, dan juga berita harian. Saat ini sedang mendalami bidang ekonomi terutama investasi dan cryptocurrency agar bisa menulis dari sudut pandang tersebut dengan baik