Mulai Terkoreksi dari Harga Tertinggi, Ethereum Diprediksi Meroket Lagi

Naufal Muhammad

20th Januari, 2021

Ethereum dikabarkan telah berhasil menyentuh harga tertinggi barunya pada $1.439 menurut data dari Bitstamp. Pencapaian ini melewati harga tertinggi sebelumnya pada $1.432 yang diraih Tahun 2018 lalu.

Setelah mencapai harga tersebut, Ethereum saat ini terlihat mulai terkoreksi. Namun, mayoritas analis di pasar crypto memprediksi bahwa koreksi tersebut hanya sementara dan Ethereum akan terus naik lebih tinggi.

Ethereum Sentuh Harga Tertinggi

Kemarin malam adalah sebuah pencapaian baru untuk Ethereum akibat harganya yang menembus harga tertinggi Tahun 2018 dan membentuk harga tertinggi baru. Pada pukul 19.00 WIB dan kemudian 23.00 WIB, Ethereum telah menyentuh harga terbarunya pada $1.439.

Apresiasi ini membuat pergerakan harga Ethereum sangat positif untuk memulai awal Tahun 2021. Hal ini disebabkan sejak 1 Januari 2021 hingga harga tertingginya kemarin, ETH mengalami apresiasi sekitar 100%.

Baca juga: Ethereum Melewati Harga di 2018, Ini Tiga Penyebabnya

Kenaikan harga ini terjadi hanya dalam kurang dari satu bulan yang membuat sentimen positif di sekitar ETH. Dikabarkan bahwa kenaikan ini hanyalah awal dari pencapaian-pencapaian harga lainnya di 2021 yang diprediksi akan terus meningkat bersama pertumbuhan pasar crypto.

Penyebab Apresiasi Harga

Kenaikan ini hampir dapat dipastikan akan terjadi akibat sangat banyaknya sentimen positif di sekitar Ethereum. Salah satu analis dari Venture Capital Variant, Spencer Noon, menyatakan bahwa terdapat beberapa tanda yang menjadi sentimen positif untuk Ethereum terus naik.

Pertama, sentimen positif datang dari sektor DeFi, dimana terdapat sekitar satu juta rekening yang berinteraksi di jaringan DeFi dalam delapan bulan terakhir. Apresiasi pengguna ini juga terjadi bersama peningkatan dalam volume perdagangan bursa terdesentralisasi (Dex) yang naik ke volume tertinggi sepanjang masa pada $30 Miliar.

Baca juga: Ethereum Naik 50%, Bergerak Menuju ATH Baru?

Dari $30 Miliar tersebut, sekitar $20 Miliar terkunci pada protokol lending DeFi, dimana $4,5 Miliar tercatat sebagai pinjaman yang masih belum dilunaskan. Selain itu, biaya transaksi pada jaringan Ethereum telah naik akibat volume perdagangannya, mengalahkan Bitcoin sekitar 50% dalam 1 tahun terakhir.

Satu faktor penting yang dapat diambil dari perkataan Noon adalah walau transaksi Ethereum saat ini dinilai sudah mencapai $100.000, nilainya masih lebih rendah dari 2018. Data ini menandakan bahwa dibandingkan saat ETH mencapai harga tertingginya di 2018, volume transaksi saat ini masih 7 kali lebih kecil dari saat itu.

Mulai Terkoreksi, Namun Masih Bisa Naik

Oleh karena itu, saat ini Ethereum masih memiliki potensi untuk naik lebih tinggi akibat Noon yang menandakan bahwa saat ini institusi belum berpartisipasi secara signifikan. Jika institusi masuk secara signifikan seperti terhadap Bitcoin, ada kemungkinan Ethereum akan naik lebih tinggi lagi.

Oleh karena beberapa data ini, terdapat sugesti bahwa Ethereum masih sangat undervalued atau masih dinilai di bawah harga sebenarnya. Sehingga masih terdapat kemungkinan bahwa Ethereum akan naik lebih tinggi walau saat ini terkoreksi.

Grafik Harga Ethereum 1 Jam

Saat ini harga masih berkonsolidasi setelah terkoreksi dari harga tertingginya yang kemungkinan besar disebabkan oleh pengambilan keuntungan oleh beberapa pihak. Harga saat ini masih terlihat terjebak dalam pola segitiga simetris dengan candlestick hijau.

Baca juga: Harga Ethereum Naik, Bursa Mulai Kehabisan Cadangan ETH

Jika pola segitiga simetris berhasil ditembus untuk naik lebih tinggi, kemungkinan besar pergerakan selanjutnya akan terus naik. Potensi apresiasi ini juga didukung oleh trendline atau pergerakan besar yang terlihat masih terus naik.

Indikator RSI dan MACD masih netral setelah koreksi yang menandakan potensi apresiasi belum hilang karena volume jual mulai turun. Kemungkinan jika naik harga akan kembali ke sekitar $1.421 sebelum naik membentuk harga tertinggi baru melebihi $1.600 menurut indikator Fibonacci.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini

Naufal Muhammad

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.

Muhammad Naufal merupakan seorang penggemar bidang makroekonomi dan keuangan. Pada saat ini fokus utama tertuju pada bidang teknologi keuangan terutama trading dan investasi crypto.