Artificial Intelligence · 8 min read

Microsoft Kucurkan US$2,2 Miliar ke Malaysia untuk Pengembangan AI dan Cloud

Kamis, 02 Mei 2024
AI Micorosoft
Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Microsoft telah mengumumkan investasi sebesar US$2,2 miliar selama empat tahun di Malaysia untuk memperluas layanan cloud dan kecerdasan buatan (AI).


Menurut sebuah postingan blog, investasi ini adalah yang terbesar dalam sejarah 32 tahun Microsoft di Malaysia. Investasi ini mencakup pembangunan infrastruktur cloud dan AI, menciptakan peluang pelatihan AI bagi 200.000 orang, serta mendukung developer di Malaysia.

Microsoft juga berencana bekerja sama dengan pemerintah Malaysia untuk mendirikan “Pusat Keunggulan AI Nasional” dan memperkuat kemampuan keamanan siber negara tersebut.

Setelah pertemuannya dengan CEO Microsoft, Satya Nadella, pada 2 Mei 2024, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyatakan bahwa investasi ini sejalan dengan upaya Malaysia untuk meningkatkan kapabilitas AI-nya.

Baca juga: Microsoft akan Pakai Energi Nuklir untuk Latih AI Makin Cerdas

“Kami ingin memastikan kami memiliki infrastruktur kelas dunia di sini, di negara ini, sehingga setiap organisasi dan startup dapat mengambil manfaat”, ungkap Nadella.

Microsoft Perluas Pengembangan AI

Menurut penelitian dari firma konsultan global Kearney, AI diproyeksikan akan berkontribusi sebesar US$1 triliun terhadap produk domestik bruto Asia Tenggara pada tahun 2030, dengan Malaysia diperkirakan mendapatkan sekitar US$115 miliar.

Microsoft berusaha memperluas dukungannya untuk pengembangan AI di kawasan Asia Tenggara. Rencananya, Microsoft akan membuka pusat data regional pertamanya di Thailand.

Baca juga: IKN Bakal Gunakan Blockchain Hingga Artificial Intelligence

Coinvestasi Ads Promo - Advertise

Disclaimer

Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.

Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.

author
Ary Palguna

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Coinvestasi Ads Promo - Advertise
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.