Mengenal Sphere.ART Marketplace NFT Digital di Tezos

Anisa Giovanny

3rd June, 2022

Semakin banyak marketplace NFT yang kini menyediakan berbagai layanan jual beli karya digital untuk memenuhi permintaan akan NFT yang masih terus berlangsung.

Salah satu marketplace yang turut hadir meramaikan industri adalah Sphere.ART.

Sphere.ART adalah marketplace khusus karya digital 3D Sphere NFT yang bertujuan untuk membangun ekonomi kreatif baru di mana kreator, pengembang, dan investor dapat terhubung. Marketplace ini bekerja di jaringan Tezos yang ramah lingkungan.

Baca juga: Yuk! Mengenal Apa itu NFT

Tidak seperti pasar NFT lainnya, Sphere.ART telah hadir dengan cara unik untuk menyajikan NFT. Ini memungkinkan pengguna untuk menggerakkan kamera untuk mengorbit di sekitar 3d Sphere NFT.

Hal ini memberikan kebebasan pengguna untuk melihat-lihat NFT dan memiliki tampilan tiga dimensi yang dekat dengan kehidupan nyata.

Fitur Spehere.ART

Beberapa fitur yang diberikan Sphere.ART yaitu:

  • Gas fee rendah
  • Minting di blockchain Tezos
  • File data disimpan di IPFS
  • Pratinjau Video NFT
  • Kontrol Orbit untuk berinteraksi dengan NFT
  • Kemampuan untuk memperbarui harga NFT
  • Kreator dapat menghapus listingan marketplace mereka sebelum terjadi penjualan.
  • Pembeli mendapatkan file .sphere, yang dapat diimpor ke editor platform
  • Cadangkan server pusat untuk mengoptimalkan kinerja.

Manfaat memiliki Sphere.ART NFT

Pengguna yang mengumpulkan NFT Sphere mendapatkan hak eksklusif untuk menggunakan Sphere sesuai kebutuhan mereka. Manfaat ini tidak terbatas pada, integrasi di situs web, cetakan 3D dari objek yang bisa dipamerkan kepada orang lain.

Tampilan salah satu fitur Sphere.ART
Tampilan salah satu fitur Sphere.ART

Selain memiliki marketplace, Sphere.ART juga memiliki Sphere.ART Editor yang merupakan alat atau perangkat lunak yang memungkinkan siapa saja untuk mulai membangun 3D Sphere.

Dengan bantuan editor, pembuatnya tidak perlu memiliki perangkat lunak kompleks pihak ke-3, juga tidak memerlukan mesin yang kuat untuk menjalankannya.

Pengguna dapat mengekspor proyek dan kemudian menjualnya sebagai NFT agar pembeli dapat membelinya. Dengan pengetahuan yang hampir nol tentang pengembangan 3d, editor platform dapat digunakan untuk menunjukkan kreativitas mereka dan mengubah ide mereka menjadi seni nyata.

Sphere.ART editor mudah untuk dipelajari dengan berbagai fitur menarik yang diberikan, yakni tersedianya dukungan offline, impor segala jenis aset 3d (gltf, obj, dan lain-lain), impor segala jenis peta tekstur untuk diterapkan ke spheres pengguna, ekspor proyek ke file .sphere yang berisi kode, gambar mini, dan pratinjau video kecil dari model 3d yang sedang bergerak.

Editor ini juga memberikan penyimpanan otomatis, impor contoh langsung dari editor di mana setiap perubahan akan disimpan meski pengguna telah menutup sesi browser.

Kemudian ada dukungan PWA, yang memungkinkan editor untuk berjalan secara native di sistem operasi apa pun, dukungan seluler, dan File .sphere kemudian dapat diimpor ulang ke editor platform.

Baca juga: 10 Proyek NFT Ramah Lingkungan di Blockchain Tezos

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency