Melihat Masa Depan dan Potensi NFT

Anisa Giovanny

8th December, 2021

NFT menjadi fenomena baru di blockchain, meskipun NFT telah ada sejak 2014 melalui project bernama Quantum, kemudian cryptopunks dan cryptokitties di 2017, nyatanya NFT baru meledak tahun ini dan namanya semakin santer terdengar.

Pasar NFT mendapat dorongan besar setelah rumah lelang Christie menjual karya seni digital Maret lalu berjudul “Everydays: The First 5,000 Days” yang dibuat oleh seniman digital Beeple dengan harga $69,4 juta.

Hal ini memicu pasar NFT untuk tumbuh secara eksponensial, sehingga mendapat perhatian besar dari berbagai pemain dari perusahaan mainstream hingga investor ritel dan institusi.

Selain karya Bepple ada berbagai NFT yang berhasil cetak harga fantastis, selengkapnya bisa kamu temukan di artikel ini.

Saat ini NFT bisa dibilang memiliki masa depan cerah didukung dengan ekosistem yang semakin baik seperti tersedianya ragam marketplace NFT dan digunakan untuk kebutuhan game hingga metaverse yang menggunakan teknologi blockchain.

Total Penjualan NFT. Sumber: Coinmarketcap.
Total Penjualan NFT. Sumber: Coinmarketcap.

Menurut data dari Coinmarketcap, hingga saat ini sudah ada 62,497 NFT dengan total nilai $18.430.737.

Om Ebon, salah satu penggiat crypto pun berkeyakinan jika NFT adalah masa depan yang menjanjikan.

“ Menurut saya NFT itu masa depan, semua akan ter NFT kan, apalagi saat ini manfaat NFT terasa di gamefi dan staking platform DeFi,” kata Om Ebon saat dihubungi Coinvestasi beberapa waktu lalu.

Keyakinan masa depan NFT yang cerah bukan tanpa alasan, sebab NFT memberikan sejumlah keuntungan bagi pembuat konten, penjual, dan pembeli.

Misal untuk para seniman, NFT ini memberikan peluang unik untuk memonetisasi barang dagangan mereka. Seniman tidak lagi harus bergantung pada galeri atau balai lelang untuk menjual karya seninya.

Mereka dapat menjualnya langsung ke konsumen sebagai NFT, yang juga memungkinkan mereka mendapatkan lebih banyak keuntungan.

Sedangkan untuk para pemilik NFT ini bisa menjadi  bukti kepemilikan di dunia digital untuk kolektor.

Sebelum penemuan NFT, tidak ada cara untuk membuktikan kepemilikan atau keaslian karya seni digital atau barang koleksi.

Dengan NFT, investor memiliki kepemilikan sebenarnya NFT yang mereka beli. Ketika aset digital diberi token, ini menciptakan nilai karena memungkinkan untuk membuktikan keaslian dan kepemilikannya.

Manfaat potensial lain dari sistem​​NFT ini adalah prospek pertumbuhan dan pelestarian nilai di mana seniman dapat melestarikan seni mereka dan menghasilkan pendapatan.

Prospek pertumbuhan NFT signifikan dan menghadirkan lebih banyak peluang bagi para kreatif dan investor untuk bergabung di industri.

Selain itu ada manfaat utilitas dan NFT yang memungkinkan bisnis dan individu untuk memperoleh dan melindungi nilai di dunia nyata dan objek virtual.

NFT di Indonesia

Keberadaan NFT di Indonesia pun kini sudah jadi perhatian, seperti hadirnya Art Moments Jakarta yang menampilkan karya NFT yang diterbitkan di Tezos atau Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat yang mendukung  dan membantu para seniman di Jawa Barat untuk menerbitkan karyanya di platform NFT.

“ Seiring dengan logika-logika baru ekonomi digital. Saya akan memulai transformasi kesejahteraan baru newmind economy untuk para pelaku ekonomi kreatif, yaitu bantu menjualkan karya-karya seniman jalanan di bursa aset digital dunia yaitu NFT via pasar marketplace Opensea,” kata Ridwan Kamil melalui akun twitternya.

Saat ini di Indonesia pun sedang ada kompetisi karya NFT yang diadakan Solana Indonesia dan PINTU bertajuk  Indonesia Art Project, ini adalah kompetisi NFT untuk seniman dan kreator berbakat dari Indonesia, yang didukung oleh Solana Venture.

Kompetisi ini berlangsung selama empat minggu, seniman dan penikmat seni dari berbagai tingkatan baik pemula hingga ahli bisa mengirimkan karya mereka untuk dipamerkan secara langsung ke hadapan para kolektor seni, juri, dan kreator lokal serta internasional guna memenangkan total hadiah sebesar IDR 1 Milyar +/- ($70,000).

Melihat NFT yang perlahan tapi pasti masuk ke Indonesia, ada kemungkinan bahwa NFT di Indonesia akan menjadi prospek yang menarik dan menjanjikan.

“ Seharusnya NFT bisa menjadi solusi paling jitu utk mengatasi masalah-masalah ruwet yang ada di Indonesia, seperti urusan ticketing, dan mungkin yang paling ekstrem adalah penggunaan NFT sebagai pengganti KTP, sertifikat tanah dan lain sebagainya. Karena di dalam blockchain tidak ada yg namanya pemalsuan, penggandaan, dan prosesnya yang cepat,” pungkas Ebon

Ingin mengetahui lebih lanjut soal potensi dan masa depan NFT? Selengkapnya dapat kamu temukan di Coinfest 2022 yang akan berlangsung pada Sabtu, 11 November 2021 pukul 10.00 WIB secara langsung di Youtube Coinvestasi. Daftarkan diri kamu di Coinfest.id

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency