LUNA Sentuh All Time High, Sudah Naik 2.700%

Anisa Giovanny

6th December, 2021

Nilai total yang dikunci pada blockchain Terra melonjak menjadi hampir $14 miliar saat LUNA mencapai level tertinggi baru sepanjang masa setelah naik 2700% sejak crash Mei.

Pasar crypto masih menunjukan pemulihan perlahan sejak alami koreksi parah di Sabtu, 4 Desember 2021. Namun hal ini tidak berlaku untuk Luna, cryptocurrency asli dari ekosistem Terra, saat ini merupakan salah satu aset dengan kinerja terbaik di pasar.

Menurut data Coingecko, LUNA telah naik lebih dari 50% dalam tujuh hari terakhir, dan meskipun terjadi crash akhir pekan, aset crypto ini berhasil mencapai titik tertinggi sepanjang masa (ATH) baru di $77,7.

Kenaikan dalam beberapa minggu terakhir cukup mengesankan dan mencengangkan, karena koin tersebut adalah salah satu cryptocurrency yang paling anjlok selama aksi jual besar-besaran di bulan Mei.

LUNA Telah Naik 2700% sejak Mei Crash

LUNA mengalami penurunan setelah alami penurunan drastis pada Mei 2021, dengan harganya turun sekitar 81% dari nilainya karen  aksi jual investor. 

Namun, koin tersebut membuat pemulihan yang cukup dramatis, mencatat rekor tertinggi setelah tertinggi dan mengungguli cryptocurrency terbesar kedua, ETH, sebesar 10x.

Sejak Mei, aset crypto ini telah mencatat peningkatan nilai 2700%, dengan ETH hanya mengalami peningkatan 270% sejak crash.

LUNA juga telah melampaui beberapa koin yang sedang tren di pasar, termasuk koin yang terinspirasi meme, DOGE dan Shiba Inu.

Pada saat penulisan, LUNA adalah cryptocurrency terbesar ke-10, diperdagangkan pada $65 dengan kapitalisasi pasar $26,56 miliar.

TVL Terra Mencapai $13,9 Miliar

Terra, ekosistem blockchain asli LUNA juga tidak ketinggalan dalam tren bullish. Jaringan blockchain keuangan terdesentralisasi (DeFi) terkemuka juga baru-baru ini mencapai tonggak sejarah baru.

Sesuai tweet baru-baru ini oleh Wu Blockchain, nilai total terkunci (TVL) Terra baru-baru ini mencapai $ 13,9 miliar, pertumbuhan mingguan sebesar 43%.

Dengan perkembangan terbaru ini, Terra saat ini merupakan blockchain DeFi terbesar ketiga, tepat setelah Ethereum dan Binance Smart Chain (BSC).

Jaringan berhasil melampaui Solana dan Avalanche dalam daftar dalam dua hari terakhir, dengan tingkat pertumbuhan 42,9% dalam 7 hari terakhir.

Anisa Giovanny

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency

Anisa tertarik dengan dunia tulis menulis dan copyediting sejak bangku SMA dan diperdalam di dunia perkuliahan. Saat ini tertarik dan tengah mendalami bidang ekonomi terutama terkait investasi dan cryptocurrency