Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Bitcoin · 5 min read

Laporan terbaru dari The Wall Street Journal mengungkapkan bahwa pemerintah AS memiliki Bitcoin senilai US$5 miliar. Angka itu menjadikannya sebagai salah satu pemegang Bitcoin terbanyak di dunia.
Angka tersebut pun telah mengalami apresiasi, sebelumnya pada 2022, Pemerintah Amerika Serikat (AS) diketahui memiliki dana dalam bentuk Bitcoin (BTC) senilai lebih dari US$4,4 miliar.
Baca juga: Pemerintah AS Punya Bitcoin Senilai Rp69 Triliun!
Kepemilikan BTC Amerika Serikat umumnya didapatkan dari operasi penyitaan atau menggagalkan transaksi kejahatan yang melibatkan BTC sebagai alat pembayarannya.
Menurut data dari 21.co di Dune Analytics, pemerintah AS telah menyita setidaknya 215 ribu BTC sejak tahun 2020, menjadikannya salah satu whale BTC terbesar.
Beberapa contohnya adalah serangan peretasan di Bitfinex, yang membutuhkan waktu hampir enam tahun untuk diselesaikan dan mengakibatkan Departemen Kehakiman mengamankan 96,643 Bitcoin.
Demikian pula, penutupan Silk Road pada tahun 2013 memungkinkan pemerintah untuk menyita 69,369 BTC jumlah. Selain itu, operasi lain yang melibatkan individu dan entitas yang terlibat dalam kejahatan dunia maya, termasuk kasus James Zhong dengan BTC sitaan senilai 51,326 BTC.
Baca juga: Amerika Serikat Terancam Shutdown, Apa Dampaknya untuk Kripto?
BTC yang dimiliki pemerinta AS disimpan secara offline di cold wallet yang dikendalikan oleh lembaga seperti Departemen Kehakiman dan Internal Revenue Service (IRS).
Pemerintah AS diketahui tak akan sembarangan dalam likuidasi kepemilikan BTC, karena sebelum dijual dibutuhkan proses investigasi dan proses hukum yang panjang.
Ketika izin melikuidasi aset diselesaikan, US Marshals Service mengambil tanggung jawab untuk melikuidasi aset-aset ini. Penjualan bisa dilakukan dengan lelang agar menciptakan harga yang adil dan tidak melikuidasi aset dalam jumlah banyak di satu waktu untuk menghindari gejolak pasar. Namun, di penjualan yang terjadi pada Maret 2023, pemerintah AS menjual 9,861 BTC melalui Coinbase.
Baca juga: CEO OpenAi Sebut Pemerintah AS Ingin Kontrol Bitcoin
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.